17/12/2025

Korban Bencana Sumatera 753 Meninggal Dunia Per 3 Desember 2025, 650 Orang Hilang, 2.600 Terluka dan 576.300 Jiwa Mengungsi

0
Korban Bencana Sumatera 753 Meninggal Dunia Per 3 Desember 2025, 650 Orang Hilang, 2.600 Terluka dan 576.300 Jiwa Mengungsi

Korban Bencana Sumatera 753 Meninggal Dunia Per 3 Desember 2025, 650 Orang Hilang, 2.600 Terluka dan 576.300 Jiwa Mengungsi-Polda Sumut-

Loading

AspirasiNews.id, Jakarta- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terus memperbarui data korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Data terbaru korban bencana di Pulau Sumatera itu, dirilis Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), pada Rabu (3/11/2025), pukul 09.00 WIB.

Bahwa dalam situs Pusdatin BNPB tercatat. Ada jumlah korban meninggal dunia mencapai 753 jiwa. Kemudian dan yang terluka akibat bencana mencapai 2.600 orang. Sementara warga yang masih dinyatakan hilang sebanyak 650 orang. Selanjutnya, jumlah pengungsi mencapai 106.200 orang di Sumbar. Berikutnya 538.000 jiwa di Sumut, dan 1,5 juta warga Aceh.

Bankkaltimtara kelola keuangan DG 2024
Bankkaltimtara kelola keuangan DG

Dengan demikian, ada 141.800 warga Sumbar yang terdampak. Di Aceh ada 1,5 juta jiwa, dan di SUmut mencapai 1,7 juta. Sehingga total yang terdampak bencana ini adalah 3,3 juta jiwa.

Data dashboard penanganan darurat banjir dan longsor Sumatera Tahun 2025 itu. Juga mencatat kerusakan pada rumah warga, hingga fasilitas umum (Fasum), di tiga provinsi tersebut. Kerusakan rumah mencapai 3.600 unit rusak berat, 2.100 rumah rusak ringan, dan 3.700 unit rumah lainnya terdampak.

Banjir bandang dan tanah longsor ini juga mengakibatkan sejumlah fasum yang rusak. Termasuk fasilitas pendidikan dan tempat ibadah. Data Pusadatin BNPB menunjukkan, 39,34 persen jembatan mengalami kerusakan, fasilitas ibadah 16,97 persen, fasilitas pendidikan 42,5 persen, dan fasilitas kesehatan 1,18 persen.

Korban Bencana Sumatera 753 Meninggal Dunia Per 3 Desember 2025, 650 Orang Hilang, 2.600 Terluka dan 576.300 Jiwa Mengungsi-Antara-

Berkaca dari hal itu, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, kini mengungkapkan. Pihaknya telah menyalurkan bantuan senilai Rp25 miliar untuk para korban.

“Untuk keseluruhan sudah, kira-kira mencapai sekitar Rp25 miliar,” jelas Gus Ipul dalam keterangan resminya, pada Rabu (3/12/2025).

“Dalam bentuk natura (barang atau jasa), maupun juga dalam bentuk-bentuk lain. Yakni yang bisa dipergunakan untuk keperluan dapur umum,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, anggaran tersebut mencakup kebutuhan bahan baku dapur umum. Hingga pembiayaan sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di lapangan.

“Ya dapur umum itu ada, belanja-belanja bahan bakunya. Tapi juga ada pembiayaan untuk SDM-nya,” jelasnya.

“Jadi semuanya itu kita coba terus bisa cukupi,” tambahnya.

570 Personel Bantu 30 Titik Dapur Umum

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga melaporkan. Bahwa lebih dari 570 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dikerahkan. Yakni untuk membantu operasional 30 titik dapur umum.

“Kita ada sekitar 30 dapur umum yang mandiri. Yangmana telah dilakukan oleh masyarakat, maupun yang dibuat oleh Kementerian Sosial,” kata Gus Ipul.

Korban Bencana Sumatera 753 Meninggal Dunia Per 3 Desember 2025, 650 Orang Hilang, 2.600 Terluka dan 576.300 Jiwa Mengungsi-BNPB-

“SDM Tagana juga berada di sana. Ada sekitar 570 lebih SDM Tagana yang bekerja, atau menjadi relawan di dapur-dapur umum kita,” lanjutnya.

Tak hanya personel Tagana. Gus Ipul menyebutkan, personel TNI hingga Polri, juga turut menyokong bantuan bahan baku untuk dapur umum. Terutama bagi para warga yang terdampak bencana Sumatera tersebut.

“Tentu ada dapur umum dari TNI, dari Polri. Juga ada dari yang lain-lain, yang mencoba juga untuk memberikan dukungan,” ungkap Gus Ipul.

Selain upaya penyaluran bantuan. Proses pembukaan jalur, yang menghubungkan Kota Medan, menuju Aceh Tamiang dilaporkan mulai terbuka.

Akses Medan-Aceh Tamiang Jadi Jalur Distribusi

Secara terpisah, BNPB mengungkapkan. Sejumlah alat berat Dinas Pekerjaan Umum, terus berusaha menyingkirkan material. Berupa tanah, lumpur dan puing lainnya, yang sebelumnya menutup akses jalur Medan-Aceh Tamiang.

“Sejumlah kendaraan roda empat, mulai dapat melewati jalur tersebut dengan kecepatan terbatas,” demikian tertulis dalam laporan resmi BNPB, pada Selasa (2/12/2025).

Korban Bencana Sumatera 753 Meninggal Dunia Per 3 Desember 2025, 650 Orang Hilang, 2.600 Terluka dan 576.300 Jiwa Mengungsi-BNPB-

“Targetnya, Rabu (3 Desember 2025), jalur tersebut sudah dapat dilalui secara 100 persen,” tambahnya.

Hingga kini, dengan terbukanya akses dari Medan menuju Aceh Tamiang, Langsa, hingga Lhokseumawe, diharapkan membawa dampak yang lebih baik. Terutama bagi masyarakat dan seluruh komponen yang bertugas di lapangan.

Terlebih, setelah akses mulai terbuka. Maka distribusi bantuan logistik dan permakanan, dapat lebih mudah dilakukan secara maksimal dan menyeluruh. (***)

Sumber : BNPB Pusat

Tinggalkan Balasan