13/07/2024

Dispora Gelar Raker Kepemudaan se-Kaltim, Pertama di Indonesia

0
Dispora Kaltim-Raker Kepemudaan 2023

Rapat Kerja Kepemudaan Dispora Kaltim mengajak semua stakeholder dalam lingkup pemerintah di Kaltim, pemkot, lembaga, organisasi kepemudaan, komunitas, dan elemen lain untuk membangun semangat kerja sama serta kolaborasi

DISPORA KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) diketahui menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Pemuda yang dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) Kepemudaan se-Kaltim 2023 pada Senin, (4/12/2023). Raker ini merupakan salah satu kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh Dispora se-Indonesia dan dihadiri sebanyak 200 peserta. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 4 sampai 6 Desember 2023 di Hotel Aston Samarinda.

BANK KALTIM KPR

“Kegiatan ini sebagai salah satu strategi dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kaltim. Juga untuk mendukung target IPP Nasional pada 2024 sebesar 57,67,” ujar Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK) dalam sambutannya.

AHK melnjutkan, kegiatan ini juga untuk menjalin kerjasama dan koordinasi yang baik di jajaran pemerintah dan kepemudaan se-Kaltim. Terutama pada berbagai pihak terkait, khususnya dalam bidang pembangunan. Jadi tujuan utamanya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pemuda Kaltim. Sehingga IPP akan terus meningkat.

“Kegiatan ini juga sebagai momentum untuk menyongsong pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sehingga ketika tahun depan di 2024 IKN mulai pindah ke Kaltim, maka para pemudanya sudah siap. Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki,” tambah Agus.

Selain itu Agus menguraikan, sebagai momentum bagi organisasi kepemudaan untuk menuangkan ide. Dalam memajukan daerah menyambut IKN. Sekaligus mempererat silaturahmi antara senior dan junior.

Suasana Raker Kepemudaan Dispora Kaltim 2023 pertama kali di Indonesia

“Hal ini tentunya sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2023. Tentang lintas koordinasi penyelenggara pelayanan kepemudaan. Agar implementasi koordinasi lintas sektor dapat efektif menuju pencapaian IPP,” jelas AHK lagi.

Menurut Agus, pemuda wajib memiliki visi-misi dan peran strategis, guna pembangunan negeri lebih cepat. Dengan strategi serta perencanaan yang matang, pemuda akan menumbuhkan semangat kolaborasi, tolong menolong lintas generasi. Juga jiwa gotong royong lintas sektor.

“Untuk itu, semua stakeholder dalam lingkup pemerintah di Kaltim, pemkot, lembaga, organisasi kepemudaan, komunitas, dan elemen lain untuk membangun semangat kerja sama serta kolaborasi,” ajak Agus Hati Kesuma. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan