21/02/2024

Dispora Latih Pemuda Kaltim Keterampilan Tata Boga, Ciptakan Pengusaha Kuliner

0
Dispora Kaltim-Pelatihan Tata Boga

Rasman rading mencicipi rasa hasil dari peserta Pelatihan tata boga di Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur oleh Dispora Kaltim November ini.

DISPORA KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengadakan pelatihan keterampilan tata boga. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para peserta, yanng manyoritas kaum muda di Benua Etam ini untuk menjadi calon pengusaha kuliner yang handal. Kali ini pelatihan itu diselenggarakan di Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pada pertengahan bulan November 2023 ini.

BANKALTIM CMS

Kepala Bidang (kabid) Pengembangan Dispora Kaltim, Rasman Rading tidak hanya menjadi pengamat dallam kegiatan tersebut. Tetapi dirinya juga mencoba langsung hasil karya peserta pelatihan. Setelah mencicipi mi ayam buatan peserta, ia menyatakan kekagumannya terhadap cita rasa yang cukup lezat.

“Rasanya mantap, maknyus. Jadi mereka layak membuka usaha kuliner,” kata Rasman Rading mewakili Kepala Diispora Kaltim, Ags Hari Kesuma (AHK).

Rasman memaparkan tampak para peserta pelatihan menunjukkan minat dan kesiapan mereka untuk terjun ke dunia wirausaha. Mereka bahkan telah membentuk kelompok usaha. Dengan harapan dapat saling mendukung dan memperkuat usaha kuliner yang akan mereka jalankan.

Dalam pelatihan tata boga ini, Dispora Kaltim menghadirkan Sayoko Prasetyo. Yakni seorang Chef Bogasari yang ahli di bidangnya. Satu persatu peserta dilatih. Mulai dari meracik bumbu ayam, kaldu mi ayam, minyak ayam, hingga penyajian mi ayam. Hasilnya, para peserta kini memiliki keterampilan yang diakui. Yakni sebagai pemasak kompeten dan handal dalam meracik mi ayam.

Peserta pelatihan Tata Boga dari Dispora Kaltim ini menghadirkan chef handal

“Ini merupakan upaya Dispora Kaltim untuk pada masyarakat. Memberikan berbagai keterampilan pada peserta. Agar mereka dapat meningkatkan peluang dalam dunia kerja atau membuka usaha sendiri,” urai Rasman.

Peserta yang terdiri dari 30-an pemuda ini juga diajarkan berbagai cara pelatihan lainnya. Seperti pembuatan aneka kue. Diantaranya kue karamel, vienuse cookies, pizza, roti Taiwan, roti gulung abon, donat, dan bolu gulung Borneo.

Rasman Rading berharap bahwa semangat berwirausaha yang ditanamkan dalam pelatihan ini dapat menjadi inspirasi. Terutama bagi peserta untuk membuka lapangan kerja baru. Sehingga kualitas lapangan pekerjaan baru makin meningkat yang dibarengi dnegan peningkatan kesejahteraan. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan