28/02/2024

Dispora Terus Genjot IPP Kaltim Melalui 5 Domain

0
Dispora Kaltim-Peningkatan IPP Kaltim

Sosialisasi dan seminar tentang peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kaltim terus dilakukan oleh Dispora Kaltim.

DISPORA KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Benua Etam ini. Kegiatan itu berupa seminar, sosialisasi diakusi dan banyak lagi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri. Disampaikannya bahwa pihaknya tengah meningkatkan IPP itu melalui 5 domain dan 15 indikator.

BANK KALTIM KPR

“Lima domain itu diantaranya pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi,” jelas Bahri, Rabu (8/11/2023).

Bahri mewakili Keala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK) menguraikan. Domain pertama berupa pendidikan dengan indikator rata-rata lama sekolah pemuda. Dilihat dari angka partisipasi kasar (APK) Sekolah Menengah dan APK Perguruan Tinggi. Kemudian domain kedua berisi Kesehatan dan Kesejahteraan dengan indikator Angka Kesakitan Pemuda (AKP), Persentase Pemuda Korban Kejahatan, Pemuda Merokok, serta Remaja Perempuan Sedang Hamil.

“Untuk domain kesehatan, jika ada peningkatan nilai dari 4 indikator kesehatan akan menurunkan skor IPP. Seperti ada yang merokok dalam sebulan terakhir. Nah jika semakin banyak pemuda yang merokok tentu ini akan menurunkan skor capaian IPP,” jelas Bahri.

Lanjut Bahri, untu domain ketiga yaitu lapangan dan kesempatan kerja. Disusun indikator persentase Pemuda Berusaha dengan Jenis Jabatan Kerah Putih. Kemudian dilihat dari data Tingkat Pengangguran Terbuka Pemuda.

Selanjutnya, domain keempat yakni Partisipasi dan Kepemimpinan dengan indikator Pemuda yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan. Pemuda yang aktif dalam kegiatan organisasi dan Pemuda yang memberikan saran dalam rapat.

“Jika nilai indikator ini naik maka juga akan semakin meningkatkan skor dari IPP. Seperti hadirnya pemuda aktif dalam berorganisasi. Maka semakin banyak pemuda yang berpartisipasi dalam organisasi dan kegiatan sosial dalam tiga bulan terakhir. Maka inj dapat meningkatkan skor IPP,” ujar Bahri.

Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri saat memberikan sambutan dalam acara Peningkatan IPP Kaltim

Domain terakhir berupa Gender dan Diskriminasi dengan indikator Perkawinan usia anak. Pemuda perempuan sedang bersekolah SMA ke Atas, dan Pemuda perempuan bekerja di sektor formal.

Lanjut Bahri, berdasarkan capaian IPP antar provinsi pada 2020 dan 2021, IPP tertinggi adalah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebab, diketahui DIY merupakan kota pelajar dengan perguruan tinggi dan organisasi pemuda yang banyak.

“Kaltim berada di peringkat ke-7 pada 2021 dan menurun pada 2022 dengan posisi di urutan ke-17. Hal ini menurunkan skor IPP Kaltim sebesar 2,33 poin,” terangnya.

Kelima domain tersebut harus ada upaya bersama kepada semua stake holder. Agar IPP di Kaltim dapat meningkat kembali dengan melibatkan pemuda dalam pembangunan kepemudaan.

“Pemuda diharapkan aktif berpartisipasi sebagai subjek pembangunan. Karena pemuda sangat berperan penting dalam pembangunan bangsa. Guna meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda ke depannya,” pungkas Bahri. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan