28/02/2024

Tingkatkan Imtak Pemuda Kaltim, Dispora Rutin Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

0
Dispora Kaltim-Bahri

Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri.

DISPORA KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan (imtak) para pemuda Kalimantan Timur (Kaltim). Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim terus mengadakan pelatihan Fardu Kifayah diberbagai kota/kabupaten di Benua Etam ini. Dispora Kaltim melihat hal ini penting dan perlu dilakukan untuk menambah wawasan dan sisi positif pemuda. hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Bahri belum lama ini.

BANK KALTIM KPR

“Pelatihan Fardu Kifayah atau memandikan jenazah ini juga digelar sebagai wujud kepedulian Dispora terhadap sisi rohani pemuda,” kata Bahri, Kamis (2/11/2023).

Bahri juga mengatakan dengan adanya program pelatihan Fardhu Kifayah ini, pemuda dapat memahami hal dasar hidup bersosial. Jadi mereka hisa siap membantu jika ada orang meninggal di sekitar lingkungan mereka. Karena ilmu dan pengetahuan sudah di dapatkan dari beebagai pelatihan gelaran Dispora Kaltim.

“Setidaknya jika ada keluarga yang mengalami kehilangan. Para pemuda binaan Dispora ini dapat menjalankan kewajiban fardhu kifayah dengan baik,” tegas Bahri lagi.

Bahri mewakili Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK) menguraikan. Bahwa pelatihan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan di kabupaten/kota se-Kaltim. Dan dilakukan secara rutin roadshow bergantian agar semua pemuda di kota/kabupaten se-Benua Etam ini dapat pelatihan swcara merata.

“Dispora Kaltim akan secara rutin menyambangi di 10 kabupaten/kota untuk menyelenggarakan pelatihan tersebut. Sehingga semua pemuda dapat pelatihan yang seragam dari Dispora,” tutur Bahri.

Pelatihan Fardhu Kifayah memandikan jenazah bagi pemuda oleh Dispora Kaltim terus dilakukan di 10 kota/kabupaten se-Benua Etam

Bahri mebeberkan, saat ini peran pemuda harus berada di garis depan. Yakni dalam memandikan jenazah di lingkungannya jika ada yang meninggal. Karena diketahui saat ini proses fardhu kifayah kebanyakan dilakukan oleh para orang lanjut usia ketika ada warga yang meninggal. Jadi saatnya pemuda harus aktif menjadi regenerasinya.

“Kami dari Dispora ingin berupaya agar peran ini dapat beralih kepada generasi muda. Sehingga ada regenerasi bagi pemuda dan pemuda harus berperan,” ujar Bahri.

Bahri menitipkan harapan pada kaum muda Kaltim. Terutama yang ikut pelatihan. Melalui pelatihan tersebut para pemuda dapat menjadi penerus yang siap membantu dalam pengurusan 
jenazah di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

“Ini tidak hanya memberikan pengetahuan agama yang bermanfaat. Tetapi juga menciptakan pemuda yang bertanggung jawab dan siap membantu sesama di saat-saat sulit,” harap Bahri. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan