13/05/2026

Kinerja Gubernur Tahun Pertama Tak Bisa Sempurna, Meski Anggarannya Besar

0
Kinerja Gubernur Tahun Pertama Tak Bisa Sempurna, Meski Anggarannya Besar

Kinerja Gubernur Tahun Pertama Tak Bisa Sempurna, Meski Anggarannya Besar

Loading

AspirasiNews.id, Samarinda- Kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini diemban oleh Gubernur H Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur (Wagub) Seno Aji, dinilai oleh berbagai kalangan maupun pengamat tidak akan bisa sempurna. Meskipun sudah didukung dengan penggelontoran anggaran yang cukup besar sekalipun. Hal ini tentunya tidak sedikit mendapat respons optimistis dan pesimistis di kalangan masyarakat.

Bankaltimtara Nabung Tanpa Beban untuk Masa Depan-2025
Bankaltimtara Nabung Tanpa Beban untuk Masa Depan

Tanggapan kinerja kepemimpinan tahun pertama Pemerintahan Kaltim Rudy-Seno itu, kali ini datang dari Zain Taufiq Nurrohman, Mantan Anggota DPRD Kaltim 2014-2019. Satu diantaranya kinerja pemerintahan Benua Etam ini yang menjadi sorotan tajam dirinya mengenai realistis dan realisasi implementasi program “Gratispol”.

“Tentunya program Pak Gubernur dan Wagub Kaltim di tahun pertama ini kami pikir terlalu overestimate atau menaksir terlalu tinggi. Seperti program unggulanya Gratispol,” jelas Zain Taufiq belum lama ini.

Zain menambahkan, bahwa sebuah program besar seperti Gratispol untuk bidang pendidikan dinilainya tidak akan mungkin bisa sepenuhnya berjalan sempurna tahun pertama. Karena penerima manfaatnya diuraikannya jumlahnya cukup besar. Meski juga didukung dengan penggelontoran anggaran yang sangat besar pula. Terlebih dalam program ini melibatkan puluhan universitas di Kaltim maupun luar daerah.

Klik link untuk Tonton Video Terkait https://youtube.com/shorts/dbaU8lHm0P8?si=kNyreJhRMamSe2bM

“Tentunya dalam menjalankan program besar ini, dalam jangka waktu satu tahun pertama kepemimpinan Gubernur Rudy-Seno jika ada kekurangan maupun kendalan kami pikir itu hal yang wajar. Jadi kedepan pasti akan ada proses penyempurnaan yang bisa lebih baik lagi. Yakni pada tahun kedua dan tahun berikutnya,” urai Zain Taufiq optimistis. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan