Pimpinan DPRD Kaltim Ungkap Proses Seleksi KPID Tidak Profesional, Seperti ‘Petak Umpet’
Pimpinan DPRD Kaltim Ungkap Proses Seleksi KPID Tidak Profesional, Seperti 'Petak Umpet'. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Seleksi akhir Komisioner, Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2025, banyak menuai kritikan tajam. Kali ini, mendapat tanggapan pedas dari Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana.
Politisi Srikandi PKB tersebut, mengatakan. Bahwa hasil pengumuman seleksi Komisioner KPID, tidak dilakukan secara profesional. Bahkan tanpa koordinasi, baik dengan Ketua Komisi-I DPRD Kaltim, maupun dengan dirinya, sebagai unsur pimpinan.

“Biar bagaimanapun, ini tidak bisa dibenarkan. Karena Fit and proper test tanpa koordinasi yang baik, dengan Ketua Komisi-I, maupun dengan saya sebagai unsur pimpinan,” jelas Yenni, sapaan akrabnya, pada Jumat, (21/11/2025).
Oleh karena itu, Dia menegaskan. Agar hasil pengumuman itu ditinjau ulang. Sehingga, tidak ada semacam permainan ‘petak umpet’, dan terkesan tidak profesional.
“Jangan main ‘kucing-kucingan’ lah, kita harus profesional. Ya kita harus menolak hasil pengumuman itu. Itu tidak fair,” tegas Yenni lagi.
Waki Ketua dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPRD Kaltim tersebut, juga menegaskan. Akan koordinasi ulang, terkait pengumuman hasil seleksi akhir tersebut.
“Ini sama saja tidak menghargai PKB, sebagai salah satu fraksi besar, dan unsur pimpinan,” seru Yenni.
Untuk diketahui, DPRD Provinsi Kalimantan Timur, telah mengeluarkan hasil seleksi akhir. Yakni mengenai pelaksanaan uji kelayakan, dan kepatutan calon anggota KPID Kaltim periode 2025-2028. Dengan nomor 03/UKK-KPID-KALTIM/X/2025. (Adv/DPRD Kaltim)
