PKB DPRD Kaltim Tolak Keras Hasil Penetapan KPID, Keputusan Dilakukan Tanpa Pandangan Fraksi
PKB DPRD Kaltim Tolak Keras Hasil Penetapan KPID, Keputusan Dilakukan Tanpa Pandangan Fraksi. Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Damayanti.
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), menyatakan penolakan tegas. Kali ini, terhadap hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim, periode 2025-2028.
Pernyataan keras itu disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Damayanti. Dirinya menggubris, setelah proses penetapan ini dipublikasikan. Diungkapkan Damayanti, bahwa dinilai tidak transparan dan mengabaikan keberadaan Fraksi, yang Dia pimpin saat ini.

“Dengan tegas, kami menolak hasil kelayakan dan kepatutan calon Anggota KPID yang diumumkan. Fraksi PKB tidak pernah diberi ruang, untuk menyampaikan pandangan,” tegas Damayanti, dalam keterangan resmi yang diterima media, pada Kamis (20/11/2025) malam.
Menurutnya, proses seleksi berjalan tanpa koordinasi yang layak. Padahal PKB memiliki posisi strategis di struktur DPRD. Selain menempati satu unsur pimpinan, Komisi-I yang membidangi urusan tersebut, juga dipimpin oleh Kader PKB.
Ironisnya, ketika seluruh fraksi disebut ikut dimintai pandangan, PKB justru luput dari konfirmasi. Sehingga hal itu dinilai, sebagai sinyal buruk bagi etika lembaga.
“Keberadaan kami seperti diabaikan. Ini menegaskan, posisi PKB sebagai salah satu fraksi besar. Bahkan ketika Ketua Komisi yang membidangi hal itu adalah kader PKB,” terang Damayanti, Aanggota Komisi-IV DPRD Kaltim ini.
Tak berhenti di situ, Damayanti mengaku merasakan perlakuan yang tidak adil. Sebagai satu-satunya Ketua Fraksi perempuan di DPRD Kaltim, Dia menyebutkan. Pengalaman ini memiliki nuansa diskriminatif.
“Saya merasa, ini bentuk diskriminasi terhadap saya,” kata Damayanti lantang.
Meskipun menyampaikan kritik tajam, Damayanti juga mengingatkan. Bahwa perjalanan kerja politik di DPRD, masih panjang.
Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar. Agar kejadian seperti ini, menjadi momentum introspeksi. Agar hubungan antar fraksi, lebih saling menghargai.
“Ini baru tahun pertama, kita bekerja bersama. Harapan saya, toleransi dan saling mendukung, bisa terbangun lebih baik, ke depan,” pesan Damayanti. (Adv/DPRD Kaltim)
