18/04/2026

Ledakan 52 Ribu Lulusan Baru di Kaltim, Tidak Diimbangi Penyerapan Tenaga Kerja

0
Ledakan 52 Ribu Lulusan Baru di Kaltim, Tidak Diimbangi Penyerapan Tenaga Kerja

Ledakan 52 Ribu Lulusan Baru di Kaltim, Tidak Diimbangi Penyerapan Tenaga Kerja. Wakil Ketua Komisi-III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Kalimantan Timur menghadapi persoalan serius di sektor ketenagakerjaan. Setiap tahun, sekitar 52 ribu lulusan dari berbagai jenjang pendidikan memasuki pasar kerja. Namun daya serap industri, dinilai masih jauh dari memadai.

Ketimpangan ini, memicu kekhawatiran akan meningkatnya pengangguran baru. Terutama dari kalangan usia produktif.

Bankkaltimtara BPD KUR 2024
Bankkaltimtara BPD KUR

Wakil Ketua Komisi-III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menyoroti. Bahwa tingginya angka lulusan baru, tidak sebanding dengan jumlah peluang kerja yang ada. Ketidakseimbangan tersebut, menurutnya, harus segera diatasi. Agar tidak menimbulkan masalah sosial jangka panjang di daerah.

“Lapangan kerja di Kaltim, belum mampu menampung gelombang lulusan setiap tahun. Jika tidak dibenahi, angka pengangguran akan terus bertambah,” jelas Reza, sapaan akrabnya.

Reza menilai, permasalahan ini tidak hanya disebabkan minimnya kesempatan kerja. Tetapi juga belum terhubungnya dunia pendidikan, dengan kebutuhan industri. Kesenjangan kompetensi, membuat sebagian lulusan tidak siap bersaing di pasar kerja.

“Masih banyak ketidaksesuaian, antara keterampilan yang diajarkan dengan keterampilan yang dibutuhkan industri. Ini menghambat penyerapan tenaga kerja lokal,” beber Reza.

Ia mendorong pemerintah daerah, untuk memperkuat kolaborasi dengan sektor usaha. Termasuk memastikan industri di Kaltim, memberikan ruang lebih luas bagi tenaga kerja lokal. Terutama bagi lulusan baru yang membutuhkan pijakan awal karier.

Menurutnya, penyelarasan kurikulum pendidikan, pengembangan pelatihan berbasis kebutuhan industri sangat diperlukan. Jugua perluasan investasi yang menciptakan lapangan kerja, harus menjadi agenda prioritas pemerintah.

“Kesempatan pertama itu sangat penting, bagi anak-anak muda kita. Industri juga harus lebih membuka diri,” pesan Reza. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan