SPJM Terapkan ISO 37001 Anti Penyuapan, Ajak Stakeholder Wujudkan Pelindo Bersih dan Bebas Korupsi
SPJM Terapkan ISO 37001 Anti Penyuapan, Ajak Stakeholder Wujudkan Pelindo Bersih dan Bebas Korupsi
![]()
AspirasiNews.id, Makassar- PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mengajak seluruh stakeholder untuk wujudkan Pelindo Bersih dan bebas korupsi. Seruan oleh SPJM sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment (peralatan), Port Services (Layanan Pelabuhan), Docking dan Shipyard ini dengan mensosialisasikan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) melalui Prinsip 5 NO’s.
Prinsip 5 NO’s ini terdiri dari No Bribery (Tidak ada suap), No Kickback (Tidak ada komisi illegal), No Gift (Tidak menerima hadiah/gratifikasi), No Luxurious Hospitality (Tidak ada jamuan berlebihan), dan No Facilitation Payment (Tidak ada pembayaran untuk kelancaran layanan).

“Perusahaan menerapkan ISO 37001, dan kembali kami minta kepada seluruh stakeholder, agar mendukung kami. Dalam menerapkan prinsip 5 NO’s di seluruh wilayah kerja SPJM,” jelas Direktur Utama SPJM, Arief Prabowo pada Senin (29/9/2025).
Ditambahkan Arief, SPJM berupaya mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Terbukti dengan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), serta memperpanjang sertifikat berbasis ISO 37001:2016. Penerapan SMAP ini menjadi bagian dari implementasi Good Corporate Governance (GCG), serta selaras dengan program Pelindo Bersih melalui Whistle Blowing System (WBS), sebagai kanal resmi yang disiapkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) selaku induk perusahaan.
“Saat ini, penerapan Anti-Bribery Management System (ABMS) yang tercantum dalam ISO 37001:2016 telah memasuki tahun ketiga. Sebagaimana perusahaan berstandar internasional, dan berdedikasi lainnya. SPJM menjalankan sistem ini dengan terus melakukan surveillance, evaluasi, dan peningkatan berkelanjutan,” kata Arief Prabowo lagi.
Diterangkan Arief, komitmen itu mencakup pemahaman konteks organisasi yang terus berubah. Seperti analisis risiko penyuapan, serta penerapan mitigasi risiko. Baik secara internal, maupun dengan pihak eksternal. Jadi memberikan ruang dan jarak, agar tidak menimbulkan suatu tindakan yang mengarah pada penyuapan.
“Manfaat nyata dari penerapan ISO 37001 ini cukup banyak. Antara lain, meningkatkan reputasi dan kepercayaan pihak eksternal terhadap Pelindo. Baik secara umum, maupun secara khusus di lingkungan internal SPJM sendiri. Menjaga operasional layanan yang berkualitas, menghindari risiko penyuapan dan fraud. Ini juga mendukung pencapaian visi organisasi, serta menciptakan budaya kerja yang profesional dan berintegritas,” beber Arief lagi.

Arief juga merincikan, sebagai tindak lanjut dari manfaat tersebut. Bahwa seluruh insan SPJM telah berkomitmen. Yakni untuk tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun, dari siapapun, dan dalam kondisi apapun. Pengguna jasa maupun stakeholder lainnya, juga diharapkan dapat mendukung penerapan 5 NO’s di seluruh wilayah kerja SPJM.
“Kami menghimbau, agar setiap insan perusahaan, dimanapun bertugas. Segera melaporkan, apabila menemukan praktik gratifikasi. Melalui dua kanal pelaporan resmi, yaitu Tim UPG (Unit Pengendali Gratifikasi) SPJM. Boleh juga melalui Whistle Blowing System (WBS) Pelindo Bersih,” tegas Arief Prabowo.
Diuraikan pihaknya, WBS dapat diakses dengan mengirim email ke pelindobersih@whistleblowing.link, melalui SMS ke 0811-933-2345 dan 0811-9511-665, atau langsung ke website https://pelindobersih.pelindo.co.id/. Pada saluran tersebut, telah dilengkapi mekanisme pelaporan pelanggaran yang dapat segera ditindaklanjuti dan dilandasi itikad baik.
“Program Pelindo Bersih akan terus dilaksanakan dan disosialisasikan. Mulai di internal, maupun eksternal Perusahaan. Dengan penerapan prinsip 5 NO’s dan WBS System, kami memastikan adanya sistem yang transparan serta terpercaya, bagi setiap insan perusahaan maupun stakeholder. Juga memberikan ruang yang netral, untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Sehingga bersama-sama kita wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Korupsi,” ajak Arief Prabowo. (*/Adm1)
