ASPIRASI NEWS Adalah Wadah Aspirasi penuh Inspirasi & Informasi ke Penjuru Negeri, Untuk Anda dari Anda
Home > Global > ADVETORIAL > Kawasan Penyangga IKN Terancam Degradasi Moral, Anggota DPRD Angkat Bicara

Kawasan Penyangga IKN Terancam Degradasi Moral, Anggota DPRD Angkat Bicara

Kawasan Penyangga IKN Terancam Degradasi Moral, Anggota DPRD Angkat Bicara

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, dinilai harus diiringi dengan upaya menjaga nilai-nilai sosial masyarakat. Anggota Komisi-IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sarkowi V Zahry mengingatkan. Bahwa adanya potensi masalah sosial, yang mulai bermunculan di kawasan penyangga IKN. Satu diantaranya indikasi praktik prostitusi, yang kian meresahkan warga.

Menurutnya, IKN semestinya menjadi simbol peradaban yang sehat, dan beradab. Segala bentuk penyimpangan sosial, perlu dicegah sejak awal. Agar tidak merusak citra, dan tujuan pembangunan kawasan strategis tersebut.

Bankkaltimtara KUR Syariah 2024
Bankkaltimtara KUR Syariah

“Kita tidak bisa memandang enteng, munculnya praktik-praktik menyimpang. Seperti prostitusi di sekitar IKN. Jika dibiarkan, hal ini dapat berdampak buruk, pada kehidupan sosial warga lokal,” jelas Sarkowi, sapaan akrabnya belum lama ini.

Sarkowi menilai, penanganan masalah ini, tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Perlu strategi komprehensif, yang mencakup langkah preventif, dan kuratif. Termasuk edukasi kepada masyarakat, agar sadar akan bahaya keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

“Masyarakat perlu diberikan pemahaman, secara berkelanjutan. Agar tidak mudah terpengaruh, atau bahkan ikut terlibat. Baik secara langsung, maupun tidak langsung,” tambah Sarkowi, baru-baru ini.

Sarkowi juga menekankan, pentingnya peran aktif aparat penegak hukum (APH), dalam merespons persoalan tersebut. Razia berkala, dan pengungkapan jaringan prostitusi. Khususnya terhadap para mucikari, menurutnya harus menjadi langkah prioritas.

“Perlu tindakan nyata, dari aparat. Jangan biarkan para pelaku, terutama mucikari, terus menjalankan aktivitasnya. Harus ada penindakan, yang memberikan efek jera,” tegas Sarkowi, Legislator dari Partai Golkar itu.

Pihaknya juga mengingatkan. Jika persoalan ini dibiarkan, bukan hanya akan menjadi masalah sosial jangka panjang. Tetapi juga dapat mencoreng citra IKN. Dia meminta, sinergi lintas lembaga, dan sektor. Agar mengantisipasi permasalahan tersebut sejak dini.

“Kita harus bersikap antisipatif, bukan reaktif. Jangan menunggu sampai masalah ini, menjadi krisis sosial yang lebih besar,” pesan, Sarkowi, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut. (Adv/DPRD Kaltim)

You may also like
Damayanti Ungkap Penetapan Anggota KPID Kaltim Abaikan Etika dan Transparansi
Damayanti Ungkap Penetapan Anggota KPID Kaltim Abaikan Etika dan Transparansi
Fraksi PKB Protes Penetapan KPID, Ketua DPRD Hamas Akan Evaluasi Jika Ada yang Salah
Fraksi PKB Protes Penetapan KPID, Ketua DPRD Hamas Akan Evaluasi Jika Ada yang Salah
Bapemperda DPRD Bahas 7 Ranperda Prioritas, Pembentukan Perda Provinsi Kaltim 2026
Bapemperda DPRD Bahas 7 Ranperda Prioritas, Pembentukan Perda Provinsi Kaltim 2026
Laporan Akhir Dua Pansus Disampaikan Pada Rapat Paripurna Ke 43
Laporan Akhir Dua Pansus Disampaikan Pada Rapat Paripurna Ke 43

Leave a Reply