24/04/2026

DPRD Kaltim Dorong Percepatan Listrik Masuk Desa di Berau Rampung 2027

0
DPRD Kaltim Dorong Percepatan Listrik Masuk Desa di Berau Rampung 2027

DPRD Kaltim Dorong Percepatan Listrik Masuk Desa di Berau Rampung 2027. Anggota Komisi-III DPRD Kaltim, Syarifatul Syadiah

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Masih adanya kampung di Kabupaten Berau, yang belum teraliri Listrik negara. Permasalahan ini, menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim). Komisi-III DPRD Kaltim menilai, keterbatasan listrik di pedalaman, bukan sekadar soal infrastruktur. Tetapi hambatan besar, bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.

“Bayangkan, di era digital seperti sekarang. Masih ada kampung yang harus hidup dalam kegelapan, atau bergantung pada genset, dengan biaya bahan bakar yang mahal. Ini jelas sangat memberatkan warga,” jelas Anggota Komisi-III DPRD Kaltim, Syarifatul Syadiah, pada Rabu (20/8/2025).

Bankaltimtara Transaksi Lebih Dekat
Bankaltimtara Transaksi Lebih Dekat

Menurutnya, penyediaan listrik merupakan kebutuhan dasar, yang wajib dipenuhi negara. Setiap kali DPRD melakukan kunjungan kerja (Kunker), atau reses ke pelosok, aspirasi soal listrik selalu menjadi keluhan utama warga. Sehingga hal ini hatrus menjadi prioritas.

“Listrik bukan hanya soal terang di malam hari. Tetapi juga berkaitan dengan akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga peluang ekonomi masyarakat. Karena itu, percepatan pemerataan listrik, harus segera dilakukan,” tegas Syarifatul, sapaan akrabnya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi-III DPRD Kaltim berencana menjadwalkan pertemuan resmi. Yakni dengan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kaltimra (Kaltim-Kaltara). Pertemuan ini ditujukan, untuk membahas strategi percepatan penyambungan listrik desa. Khususnya di Berau yang masih tertinggal. Langkah ini, juga menjadi bagian dari upaya mempercepat target pemerintah. Yakni seluruh kampung di Berau, dapat teraliri listrik paling lambat pada 2027.

“Tidak boleh ada lagi kampung yang terus tertinggal, hanya karena tidak ada jaringan PLN. Kami ingin memastikan, keadilan energi benar-benar dirasakan masyarakat di pelosok,” urai Syarifatul, Bendahara Fraksi Golkar DPRD kaltim ini.

Diterangkan Syarifatul, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur, bersama PLN sebelumnya telah bertemu. Yakni merumuskan program elektrifikasi desa, yang menyasar daerah pedalaman, dan pesisir. Program ini dirancang, agar dalam dua tahun ke depan, seluruh kampung di Berau bisa menikmati listrik secara merata.

“Program ini dirancang, agar dalam dua tahun ke depan, seluruh kampung di Berau bisa menikmati listrik secara merata. Kami dsari DPRD Kaltim menegaskan, pemerataan listrik bukan sekadar pembangunan fisik. Melainkan pintu masuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terang Syarifatul, Legislator Srikandi Partai Golkar ini.

Syarifatul juga mengungkapkan, dengan hadirnya listrik, akan banyak memberikan manfaat. Sehingga diharapkan pihaknya, akan lahir aktivitas ekonomi baru, dan layanan publik semakin kuat. Terlebih, membuka peluang bagi generasi muda di desa, untuk berkembang.

“Keberadaan listrik akan mengubah wajah desa. Bukan hanya menerangi rumah, tapi juga menerangi masa depan masyarakat di pedalaman,” ungkap Syarifatul. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan