16/04/2026

DPRD Kaltim Guntur Nilai Guru Ngaji, Pondasi Pembangunan Berkelanjutan di Kukar

0
DPRD Kaltim Guntur Nilai Guru Ngaji, Pondasi Pembangunan Berkelanjutan di Kukar

DPRD Kaltim Guntur Nilai Guru Ngaji, Pondasi Pembangunan Berkelanjutan di Kukar. Anggota Komisi-II DPRD Kaltim, Guntur.

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menilai, keberadaan guru ngaji memiliki peran fundamental. Khususnya dalam membangun karakter, dan moral generasi muda di daerah. Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi-II DPRD Kaltim, Guntur, saat menanggapi program “Terima Kaseh Guru Ngaji Ku”, yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Menurutnya, program yang memberikan insentif bagi guru ngaji, imam, khatib, dan marbut itu bukan hanya bentuk dukungan materiil. Tetapi juga penghormatan, atas jasa mereka membina kehidupan spiritual masyarakat.

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

“Kami sangat mengapresiasi kebijakan ini. Ini bukan semata soal insentif, melainkan pengakuan atas peran vital para tokoh agama. Terutama dalam membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda,” jelas Guntur, pada Kamis (14/8/2025).

Guntur menilai, perhatian terhadap pendidik agama, selama ini cenderung minim. Padahal kontribusi mereka sangat besar, khususnya terhadap kesuksesan peserta didik, di bidang keagamaan.

“Perhatian masyarakat, biasanya tertuju pada latar belakang keluarga. Jarang sekali ada yang menanyakan, siapa guru ngaji yang membimbing mereka, hingga mencapai prestasi tersebut,” kata Guntur, legislator dari PDI-Perjuangan ini.

Guntur juga menyambut baik, adanya fasilitas umrah gratis, bagi guru ngaji terpilih, pada program tersebut. Hal itu, diakuinya, sebagai bentuk penghargaan nyata, dari pemerintah daerah. Dia juga menegaskan, pentingnya keberlanjutan Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an (GEMA). Karena dinilainya efektif, dalam membudayakan tradisi belajar Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Keseimbangan antara pembangunan fisik, dan pembinaan spiritual harus senantiasa dijaga. Pendekatan religius semacam ini, justru memperkuat visi pembangunan manusia. Jadi tidak hanya produktif, dan modern. Tetapi juga berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan,” terang Politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kukar itu.

Pihaknya berharap, dikepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basari, dan Wakil Bupati (Wabub) Rendi Solihin bisa memberikan perubahan besa. Terutama mengenai kebijakan, yang bisa menguatkan kehidupan beragama. Yakni bisa dapat terus dikembangkan, demi terciptanya masyarakat Kukar yang sejahtera, lahir dan batin.

“Melalui program seperti ini, arah pembangunan di Kukar dapat benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya dalam memperkuat nilai keimanan, dan meningkatkan kesejahteraan sosial,” beber Guntur. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan