28/05/2024

LKPJ 2023, Bupati Ardiansyah Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Kutim Meningkat

0
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memaparkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2023

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memaparkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2023 di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim. (Wahyu)

AspirasiNews.id, Sangatta- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengatakan pada 2023 pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Kutim meningkat. Hal ini berdasarkan indikator kinerja utama daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021-2026. Dijabarkan melalui masing-masing misi. Pada misi pertama, capaian indikator kinerja utama daerah ditunjukkan melalu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 74,98 poin pada tahun 2023. Data ini bertambah sebanyak 0,63 poin dan sebesar 74,35 poin di tahun 2022.

BANKKALTIM DG

Pada misi kedua, capaian indikator kinerja utama daerah ditunjukkan melalui kontribusi sektor pertanian atau perkebunan terhadap PDRB sebesar 7,60 persen pada tahun 2023. Meningkat dan 5,90 persen pada tahun 2022.

Hal itulah yang disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam Rapat Paripurna (Rapur) ke-19 agenda Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPj) Bupati Kutim Tahun Anggaran (TA) 2023 di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, Rabu (20/3/2024) lalu. Dipimpin Ketua DPRD Kutim Joni dan dihadiri 23 dewan. Wakil Bupati (Wabup) Kamidi Bulang, hingga beberapa pejabat eseleon 2 dan 3, forkopimda, perwakilan stakeholder serta undangan lainnya.

“Serta laju pertumbuhan ekonomi yang juga mengalami peningkatan menjadi 7,719 persen pada tahun 2023. Dan 5,584 persen pada tahun 2022,” jelas Ardiansyah belum lama ini.

Pada misi ketiga, capaian indikator kinerja utama daerah ditunjukkan melalui indeks giri 2023 yang mencapai 0,336 poin. Terjadi peningkatan sebanyak 0,032 poin dari 0,304 poin pada tahun 2022. Walau terjadi peningkatan, namun masih berada di bawah 0,4, dimana tingkat ketimpangan di Kabupaten Kutim masih dalam kategori “kesenjangan rendah”.

Sedangkan pada misi keempat, capaian indikator kinerja ditunjukkan melalui nilai evaluasi akuntabiktas kinerja melalui LPPD. Dengan predikat Status Baik, dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 81,15 poin. Selanjutnya pada misi kelima, capaian indikator kinerja ditunjukkan melalui indeks kualitas lingkungan hidup daerah sebesar 72,12 poin. Dimana telah melampaui target 70,47 poin. Serta ketaatan terhadap RTRW sebesar 100 persen.

“Alhamdulillah, capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tahun 2023, pada kelima misi RPJMD tersebut, mencapai 92,524 atau masuk dalam kategori sangat tinggi,” ujarnya.

Selain itu, dalam mencapai visi dan misi, capaian kinerja lainnya pada 7 prioritas pembangunan. Yaitu pendidikan, ekonomi, infrastruktur, kesehatan, pariwisata dan kebudayaan, pertanian peternakan dan nelayan sosial serta kependudukan.

“Sebanyak 24 kegiatan yang masuk dalam prioritas pembangunan, dilakukan melalui proyek multi years. Dengan anggaran sebesar Rp 859 miliar, terealisasi sebesar 28,674 persen, dengan realisasi fisik sebesar 24.67 persen,” tutupnya. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan