28/05/2024

Forum Camat se-Kutim Silaturahmi, Dirangkai Bukber Ramadan

0
Silaturahmi forum camat se-Kutim dengan Bukber Ramadan

Suasana jalannya silaturahmi dan Bukber Ramadan gelaran Forum Camat se-Kutim. (Yuni)

AspirasiNews.id, Sangatta- Forum Camat se-Kutai Timur (Kutim) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim menggelar ajang silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber), Senin (25/3/2024). Acara yang dimulai bakda Ashar itu turut dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, tamu istimewa mantan Gubernur Kaltim Isran Noor. Tampak para Camat, Kepala Desa dan BP se-Kutim memenuhi Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Komplek Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi, Sangatta.

Mantan Gubernur Kaltim Isran Noor yang didaulat untuk menyampaikan sambutan mengaku sangat merasa bangga karena telah diundang dalam momen yang spesial ini.

BANKALTIM EMAS

“Pertemuan ini pasti memberikan manfaat. Karena diniatkan sangat baik, sangat ikhlas oleh ketua forumnya yang dilaksanakan di Bulan Suci Ramadan ini,” terang Isran yang juga mantan Bupati Kutim.

Dalam pertemuan itu, Isran juga sempat membahas tentang sumber daya alam (SDA) berupa sawit dan transaksi karbon yang memberikan keuntungan untuk Kutim. Dia mengatakan peluang dan potensi ekonomi karbon di Kutim sangat besar.

“Saat komitmen 10 tahun yang lalu, di mana negara-negara berkembang memiliki gas karbon terbesar di dunia. Maka mereka punya kewajiban memberikan kompensasi kepada negara berkembang yang berhasil menurunkan gas buangannya berupa karbondioksida,” terangnya.

Sementara itu, sebelum bukber, pertemuan diisi dengan tausiyah yang disampaikan penceramah Muhammad Mansur. Dilanjutkan dengan zikir bersama. Dalam tausiyahnya, Muhammad Mansur membahas tentang ajaran Nabi Muhammad SAW untuk menjalin silaturahmi.

“Manfaatkan sebaik-baiknya Bulan Ramadan, perbanyak kebaikan dan perbanyak silaturahmi. Maka kita akan mendapat keberkahan,” urainya.

Ia Juga membahas salah satu ajaran Nabi Muhammad SAW dalam mendidik umatnya untuk mengurangi cinta dunia (zuhud). Caranya berpegangan kepada ajaran Allah SWT, berbuat baik terhadap sesama dan ikhlas beramal.

“Setiap kebaikan pasti ada cobaannya, berusaha untuk sabar ketika orang berbuat zalim. Setiap rintangan memberikan kemudahan,” jelasnya. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan