28/05/2024

Video Conference bersama Pj Gubernur Kaltim, Pemilu di Kutim Lancar dan Damai

0
Forkopimda Kutim video coference dengan Pj Gubernur Kaltim usia pemilu 2024

Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono bersama unsur Forkopimda saat mengikuti video conference pasca pemungutan suara Pemilu Serentak 2024. (Nasruddin)

AspirasiNews.id, Sangatta- Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar video conference pasca pemungutan suara Pemilu Serentak 2024. Kegiatan yang diikuti 10 kabupaten/kota se-Kaltim ini dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. Dari Kutai Timur (Kutim) dihadiri oleh Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono. Dirinya mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Ruang Video Conference Diskominfo Staper Kutim, Rabu (14/2/2024) lalu.

Turut hadir dalam video conference, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Dandim 0909/Kutai Timur (KTM) Letkol Inf Adi Swastika, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Rudi Iskandar. Kajari Kutim Romlan Robin, Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono dan Plt Kepala Diskominfo Staper Kutim Sulisman.

BANKKALTIM DG

Ditemui setelah kegiatan, Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono menyampaikan. Bahwa dalam video cenference dengan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, ia telah melaporkan beberapa hal terkait pelaksanaan pemilu. Juga mengenai distribusi logistik ke semua kecamatan yang ada di Kutim.

“Kami sudah laporkan kepada beliau bahwa pelaksanaan pemungutan suara di seluruh kecamatan yang ada di Kutim berjalan lancar sampai saat ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa saat ini dalam proses perhitungan suara. Diperkirakan selesai sore atau di malam hari. Ia berharap proses peehitungan suara ini bisa berjalan lancar tanpa ada kendala apapun.

“Saya sudah sampaikan kepada seluruh camat agar bisa membantu untuk mengontrol. Karena perhitungan suara itu sangat krusial. Apalagi menyangkut suara Pileg khususnya di kabupaten. Selain itu, sebagai Plt Kasatpol PP Kutim, saya sudah mengerahkan sekitar 2.300 linmas yang disebar di seluruh TPS yang ada di Kutim,” jelasnya.

Terakhir, terkait masalah partisipasi pemilu yang ditargetkan Provinsi Kaltim sebanyak 79 persen. Dirinya menjawab untuk di Kutim kemungkinan besar melebihi target karena ia melihat antusias masyarakat yang datang ke TPS cukup tinggi. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan