28/05/2024

Bupati Kutim Buka Turnamen Odah Etam Gateball 2024

0
Bupati Kutim, H Ardiansyah Sulaiman Membuka turnamet Gateball 2024

Bupati Kutim, H Ardiansyah Sulaiman (tengah) abadikan momen berdama peserta dan panitia usai resmi membuka Turnamen Odah Etam Gateball 2024

AspirasiNews.id, Sangatta- Bupati Kutai Timur (Kutim), H Ardiansyah Sulaiman resmi membuka Turnamen Odah Etam Gateball (TOEG) 2024. Bertempat di halaman kantor UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah III Kaltim, Sangatta. Acara yang diikuti oleh 16 tim, dan 5 diantaranya berasal dari kota Samarinda ini dibuka Sabtu (26/1/2024) lalu dan dijadwalkan berlangsung pada 27-28 Januari 2024.

BANKALTIM EMAS

Bupati Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi kegiatan ini. Dirinya menyebut kejuaran ini adalah wadah silaturahmi antar atlet dan Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergasi) Kutim. Selain itu diungkapkannya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menuju preatasi yang lebih baik.

“Kita ingin gateball ini memberikan tujuan utama yaitu bahagia. Dengan olahraga, hormon bahagia meningkat dan hormon stres berkurang,” jelas Ardiansyah.

Oleh karenanya, dia meminta atlet gateball bisa mempopulerkan olahraga tersebut. Yakni masuk ke dalam kategori olahraga rekreasi kepada masyarakat secara masif.

“Tak bisa dipungkiri, latihan memiliki peran fundamental dalam meraih kesuksesan. Tak sedikit orang yang membuktikan keberhasilannya meraih prestasi karena tekun dalam berlatih, dan bertanding. Dengan berlatih, kemampuan yang dimiliki akan menjadi lebih maksimal. Dengan berlatih juga bisa untuk meningkatkan kualitas serta keahlian yang kita miliki,” ujar Ardiansyah lagi.

Ardiansyah menambahkan, sukses tidak selalu tentang ketenaran dan kebesaran. Ini tentang konsistensi. Kerja keras yang konsisten menghasilkan prestasi yang sesungguhnya.

“Kemenangan adalah sesuatu yang paling diharapkan saat bertanding. Namun, untuk meraih kemenangan diperlukan konsistensi tekad dan kerja keras,” ungkap Ardiansyah.

Diakhir sambutannya Bupati Ardiansyah menyatakan akan membangun satu lapangan geteball yang representatif dan menjadi kebanggaan Kutim.

“Kepada para peserta selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas menuju prestasi emas,” pesan Bupati Kutim ini.

Sebelumnya Sekretaris Pergasi Kutim, Akbar menyampaikan apresiasi yang tinggi. Khususnya kepada panitia dan segala stakeholder. Karena telah bekerja keras sehingga turnamen tersebut bisa terlaksana.

Dibeberkan Akbar sebagai pengurus Pergasi Kutim, sebenarnya pihaknya merasa bangga sekaligus malu. Bangga karena sejak 2014 lalu baru pada 2024 ada turnamen skala besar lagi. Kemudian Pergasi Kutim berhasil meloloskan satu atlet yang akan mewakili Provinsi Kaltim pada PON 2024 di Aceh September nanti.

“Merasa malu karena sampai saat ini Pergasi belum membangun lapangan gateball yang representatif. Mudah-mudahan di tahun ini harapan besar itu bisa terwujud,” kata Akbar.

Sementara Ketua Odah Etam Gateball 2024 Kutim, Ibnu Mahaddhir melaporkan bahwa turnamen ini diikuti 16 tim. Selanjutnya ada 5 diantarnya berasal dari Kota Samarinda. Dirinya berpesan dari kejuaran yang dilaksanakan itu lahir atlet potensial. Yakni bisa membawa harum nama Kutim di tingkat nasional dan internasional.

“Turnamen ini bukan hanya untuk mencari bibit atlet potensial daerah. Tapi juga sarana promosi daerah. Bagaimana menjadikan Kutim sebagai destinasi ‘sport tourism’ atau olahraga wisata,”ungkap Ibnu.

Diinformasikan Ibnu, bahwa Gateball ini adalah olahraga permainan sejenis kriket. Tetapi menggunakan palu untuk memukul bola. Gateball dikenal sebagai olahraga tanpa batas. Karena dalam permaianannya memang tidak mengenal batas.

“Gateball pertama kali diperkenalkan di Jepang sebelum menyebar ke banyak negara,” tutup Ibnu. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan