28/05/2024

Satgas Terpadu BBM Kutim Terus Sidak Beberapa SPBU di Sangatta

0
Tim Terpadu Satgas BBM Kutim kembali melakukan Sidak di SPBU di Sangatta

Tim Terpadu Satgas BBM Kutim kembali melakukan Sidak di 2 SPBU yang beroperasi di Sangatta. Diantaranya SPBU di Jalan APT Pranoto dan SPBU di Yos Sudarso II

AspirasiNews.id, Sangatta- Antisipasi penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh oknum pengetap yang ada di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) khususnya di Sangatta terus dilakukan. Tim Terpadu Satgas BBM Kutim kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU. Kali ini di 2 lokasi SPBU yang beroperasi di Sangatta. Diantaranya SPBU di jalan APT Pranoto dan SPBU di Yos Sudarso II. Keduanya menjadi target sidak pada Selasa (23/1/2024) sore.

BANKALTIM EMAS

Sidak dipimpin Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim, Andi Nurhadi Putra. Dirinya didampingi Kasat Reskim Polres Kutim, AKP Dimitri Mahendra Kartika. Saat turun ke lapangan, jajaran TNI dan Kejaksaan Negeri Kutim pun ikut memantau situasi kelancaran penyaluran BBM bersubsidi di kedua DPBU itu. Dalam sidak di 2 SPBU tersebut, tim tidak menemukan tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dilakukan oleh pengetap.

“Inspeksi ini akan digelar secara berkala dengan tujuan menjamin rasa aman, tertib dan ketercukupan BBM bersubsidi bagi masyarakat. Kita dari Tim Satgas Terpadu BBM Kutim akan trrus melakukan peninjauan dan pengawasan langsung. Juga mengingatkan kepada pengelola SPBU untuk mendistribusikan BBM bersubsidi ini secara adil,” terang Andi Nurhadi belum lama ini.

Tambah Andi, biasnaya para oknum pengetap ini melakukan aksinya dengan berbagai cara. Antara lain membeli BBM menggunakan motor dengan tangki besar secara berulang-ulang. Kemudian dengan menggunakan kendaraan pribadi. Akibatnya, kini makin banyak pengetap dengan antrean sampai mengular.

“Karena praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi ini diyakini menjanjikan keuntungan yang lumayan besar. Ini yang harus diantisipasi, jangan sampai berlarut-larut dan meresahkan masyarakat,” tegas Andi lagi.

Kanit Tipidter Polres Kutim, Ipda Alief menyampaikan, fokus Tim Satgas Terpadu BBM Kutim ini adalah meminimalisir jumlah dan perilaku buruk pembeli eceran BBM. Khususnya BBM yang akan dijual kembali oleh para pengetap secara ecer di pinggir jalan.

”Tim ini akan terus menerus melakukan patroli atau sidak secara berkala. Agar para pengetap ini tidak meresahkan atau menyulitkan masyarakat dalam mencari BBM bersubsidi. Jangan sampai masyarakat luas yang dirugikan. Itu tanggung jawab kita bersama,” jelas Ipda Alief. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan