28/05/2024

Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Bengalon Dikukuhkan, Wajib Tingkatkan Layanan Cetak Generasi Emas

0
Pengkuhan PAUD Bengalon Kutim

Suasana pengukuhan sekaligus pembekalan untuk Bunda PAUD Pokja Kecamatan dan Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Bengalon. (Yuni)

AspirasiNews.id, Bengalon- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Kamis (18/1/2024) lalu dilakukan pengukuhan. Kegiatan tesebut dirangkai dengan pembekalan bagi para Bunda PAUD Pokja Kecamatan dan Desa se Kecamatan Bengalon. Acara ini dihelat di Aula GSG Desa Sepaso Timur. Pengukuhan dilakukan oleh Camat Bengalon, Suharman disaksikan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. Tampak juga Ketua TP-PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah bersama undangan lainnya yang hadir.

BANKALTIM CMS

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar Pengurus Pokja Kecamatan dan Desa se-Bengalon. Dilanjutkan dengan penyerahan SK secara simbolis kepada Bunda PAUD yang telah dikukuhkan.

Usai mengukuhkan, Camat Bengalon Suharman dalam arahannya mengatakan. Jika kegiatan tersebut jangan sekadar seremoni. Ia meminta semua PAUD di Bengalon bergerak, baik Bunda PAUD kecamatan maupun desa untuk menuju pendidikan yang berkualitas.

“Setelah ini agar menyusun program kerja, sehingga program bisa terlaksana dengan baik. Harus semangat, kuat, berani untuk kepentingan masyarakat dan melakukan yang terbaik. Tingkatkan semangat, lakukan sesering mungkin koordinasi dengan PAUD yang ada di desa,” kata pria yang akrab disapa Cono itu.

Camat Cono juga berpesan agar melaksanakan program kerja yang ada secara serius. Kemudian wajib melakukan dukungan full untuk pembangunan Kecamatan Bengalon.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Kutim, Siti Robiah Ardiansyah dalam sambutannya mengajak kepada seluruh PAUD di Bengalon untuk meningkatkan nilai akreditasinya.

Diterangkan Siti Robiah, bahwa anak usia dini, masa pertumbuhannya harus di kawal. Karena anak usia dini akan jadi penganti pemimpin di masa depan. Bahkan akan jadi pengganti secara estafet. Maka PAUD-nya harus holistik integratif.

“PAUD-nya harus memikirkan haknya anak sesuai dengan tahapannya. Tugas ini tidak hanya untuk Bunda PAUD saja, tapi kepala desa dan seluruh masyarakat,” urainya.

Disini Siti Robiah juga mengucapkan selamat kepada Bunda PAUD yang telah dikukuhkan. Ia pun meminta segera melakukan koordinasi bersama PAUD Kabupaten hingga instansi terkait. Yakni para Pokja Bunda PAUD harus bersinergi dengan sekolah, pemerintahan, dunia industri dan para tokoh agama serta masyarakat.

“Kita kawal anak kita, agar cita-cita kita bisa terlaksana dengan baik. Banyak yang harus kita pikirkan untuk mengawal anak-anak menjadi berkualitas. Harapannya di 2045, anak-anak di Kutim ini menjadi generasi Indonesia Emas,” (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan