16/06/2024

DPRD Awasi Pembayaran Jasa Pelayanan Medis Tenaga Kesehatan di Dua RSUD Agar Tidak Terlambat

0
Akhmed Reza Pachlevi

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Pachlevi

DPRD KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Keterlambatan pembayaran jasa pelayanan medis tenaga kesehatan di beberpa Rumah Sakit (RS) milik Pemprov menjadi sorotan oleh DPRD Kaltim. Yakni di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dan RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Di sepanjang tahun ini saja, meski dalam pengawasan anggota DPRD Kaltim agar tepat waktu, namun masih terjadi keterlambatan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Pachlevi, pada Kamis (23/11/2023).

BANKALTIM CMS

“Memang terjadi keterlambatan untuk pembayaran beberapa bulan lalu. Dari manajemen rumah sakit ke tenaga kesehatan. Tetapi dalam pantauan kami pada Oktober sudah dilunasi semuanya,” ungkap Akhmed Reza Fachlevi.

Menurut Reza, Komisi IV DPRD Kaltim telah menyampaikan kepada direksi kedua RSUD tersebut. Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dan RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Agar terus memperhatikan jasa pelayanan medis tenaga kesehatan di Kaltim. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 17 Tahun 2023. Tentang Jasa Pelayanan Kesehatan. Ditambah Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2015. Tentang Pelayanan Rumah Sakit.

DIuraikan legislator Gerindra ini, sampai Oktober 2023 ini sudah terdapat perbaikan. Terutama bidang pembayaran jasa pelayanan medis ini. Terlihat sudah terbayarkan semua kepada tenaga medis.

“Berkaitan dengan besaran jasa pelayanan medis, tentunya disesuaikan dengan kebijakan RSUD masing-masing. Dengan mempertimbangkan pendapatan RSUD tersebut,” urai politisi dari daerah pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara (Kukar) ini.

Reza menegaskan, bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk melakukan dukungan. Melalui fungsi pengawasan, legislasi dan anggaran. Terutama terhadap perbaikan serta peningkatan sektor Kesehatan untuk masyarakat Kaltim.

”kami akan berupaya sebagai Dewan Perwakilan Rakyat akan melakukan monitoring. Agar semua berjalan sesuai sitem dan reguasi berlaku demi masyarakat,” pungkas Akhmed Reza Fachlevi. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan