16/06/2024

DPRD Usul Program BKT Jangkaun Diperluas dan Anggaran Ditambah, untuk Keluarga Tidak Mampu

0
Sutomo Jabir

Sutomo Jabir, Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Partai Demokrat

DPRD KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Sutomo Jabir, Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Partai PKB ini memberi atensi pada program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT). Yakni, mengusulkan agar BKT bisa menjangkau lebih banyak pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Khususnya daerah desa terluar, terdepan dan tertinggal (3T) di Kaltim. Agar penerimanya lebih merata dan tidak menumpuk di perkotaan saja.

BANKALTIM CMS

“BKT selama ini program tersebut masih belum optimal. Terutama dalam memberikan kesempatan yang sama bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Sutomo Jabir belum lama ini.

Sutomo mengatakan, program BKT ini diakuinya sangat bermanfaat bagi putra-putri Kaltim. Khususnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, dirinya melihat program tersebut masih terbatas, untuk mahasiswa yang sudah kuliah. Sedangkan lulusan SMA yang ingin kuliah masih kesulitan mendapatkan beasiswa.

“Kami minta supaya program beasiswa ini bisa diperluas. Tidak hanya untuk mahasiswa yang sudah kuliah. Tapi juga untuk lulusan SMA yang ingin kuliah. Karena banyak warga yang tidak mampu membiayai anak mereka ke perguruan tinggi,” tutur Sutomo.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini juga meminta agar alokasi anggaran untuk program BKT bisa ditingkatkan. Sehingga kuota penerima beasiswa juga bisa bertambah. Dengan begitu program BKT bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di Kaltim.

“Kami harap Pemprov Kaltim bisa mengalokasikan anggaran lebih besar untuk program beasiswa ini. Karena ini adalah investasi untuk masa depan Kaltim. Dengan beasiswa ini, kami berharap bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kaltim. Khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu,” pesan Sutomo Jabir legislator PKB ini.

Diinformasikan, Program BKT ini merupakan program unggulan Pemprov Kaltim. Sudah berjalan sejak era kepemimpinan Gubernur Kaltim dua periode, Awang Faroek Ishak hingga Gubernur Kaltim periode 2018-2023, Isran Noor. Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan biaya pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Kaltim yang berprestasi.

Di era kepemimpinan Isran Noor, Pemprov Kaltim sudah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 1 triliun untuk mendanai program BKT. Program ini diharapkan bisa membantu mewujudkan visi Kaltim sebagai provinsi yang maju, mandiri, dan sejahtera atau berdaulat. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan