16/06/2024

Agiel Ajak BanKaltimtara, Perluas Program Kredit Melawan Rentenir Bunga 0%

0
Agiel Suwarno

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Agiel Suwarno.

DPRD KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda-PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim-Kaltara (BanKaltimtara) diminta oleh Anggota Komisi II DPRD Kaktim, Agiel Suwarno agar terus meningkatkan layanannya. Satu diantaranya yakni upaya perluasan program kredit untuk melawan renternir. Tentuya dengan bunga 0% kepada masyarakat di seluruh Kabupaten atau Kota yang ada di Kaltim.

BANKALTIM CMS

“Diketahui, Komisi II DPRD Kaltim telah menyetujui pemenuhan penyertaan modal Rp 3,5 triliun ke BanKaltimtara. Jadi sebisanya BanKaltimtara ini menerapkan program kredit melawan rentenir. Sebagaimana diterapkan di Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar),” jelas AGiel Suwarno baru-baru ini.

Agiel berpendapat bahwa program kredit melawan renternir tersebut, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Secara khusus bagi pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Karena mereka dipastikan membutuhkan modal usaha tanpa terbebani dengan bunga yang tinggi.

Program kredit melawan renternir ini dapat dijadikan sebagai salah satu upaya dalam memantapkan sektor pereknonomian di Kaltim. Terlebih lagi, di masa pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim.

“Kami berharap ekonomi Kaltim dimantapkan. Jangan hanya dukungan ke korporasi yang besar saja. tetapi yang kecil semacam UMKM juga harus bertumbuh. Terlebih UMKM yang ada kaitan dengan pertumbuhan IKN. Jadi biar jelas uang beredar ke mana,” beber Politisi daerah pemilihan (Dapil) Kutim, Bontang Berau ini.

Legislator PDIP ini menambahkan bahwa BanKaltimtara juga wajib mesti memberikan dukungan kepada pengusaha kecil. Dimana pastinya mereka memerlukan peralatan penunjang usaha. Diantaranya sektor percetakan, dengan memberikan kredit tanpa bunga atau bunga rendah.

“Pengusaha kecil banyak yang memerlukan. Misalnya pedagang di Pasar Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur (Kutim). Disana peredaran uang dalam sehari bisa mencapai Rp 4-5 miliar. Yang dulunya pasar kecil, tetapi dikelilingi oleh perkebunan sawit yang penduduknya pekerja banyak. Jadi luar biasa sirkulasinya,” seru Agiel Suwarno. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan