29/05/2024

Stadion Palaran Tak Berfungsi Maksimal, Kata Agiel Adanya Kesalahan dalam Pengelolaan

0
Agiel Suwarno

Anggota DPRD Kaltim Agiel Suwarno

DPRD KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Stadion Utama Palaran kembali menjadi sorotan DPRD Kaltim. Karena aset milik pemerintah ini awalnya dibangun saat Kaltim menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVII 2008 silam. Tidak main-main dalam pembangunan di 2006 itu. Karena Pemprov Kaltim mengucurkan anggaran dengan nilai yang fantastis. Yakni mencapai Rp 800 miliar, dengan fasilitas sudah bertaraf internasional.

BANK KALTIM KPR

Namun sayangnya, stadion kebanggaan Benua Etam itu kini tinggal kenangan. Seolah-olah habis manis sepah dibuang. Bagaimana tidak, pasca menjadi tuan rumah PON, sudah minim perhatian. Bahkan hanya digunakan ala kadarnya dan tanpa perawatan.

Menyikapi persoalan itu, Anggota DPRD Kaltim, Agiel Suwarno sangat menyayangkan kondisi tersebut. Lantaran aset pemerintah tersebut tidak berfungsi dengan baik.

“Kondisinya saat ini sangat disayangkan. Stadion Palaran itu kan dibangun untuk PON, karena kita tuan rumah. Anggarannya juga gak tangung-tanggun, ratusan miliar,” kata Agiel, Senin (6/11/2023).

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Kutim, Bontang Berau ini menguraikan tidak mendapat laporan secara spesifik manajemennya saat ini. Terutama terkait dengan bagaimana pengelolaan, jangka panjang pemanfaatan stadion tersebut. Karena pasca PON di Kaltim, dirinya mengaku tak mengetahui secara pasti infonya.

“Saat ini kami juga kurang tahu jelas seperti apa. Tetapi yang jelas, kan digunakan hanya saat PON saja. Setelah itu tidak tahu gimana jangka panjangnya,” urai Agiel.

Legislaor PDIP ini membeberkan kondisi terkini. Terlihat kondisinya saat ini, tentu ada kesalahan dalam melakukan pengelolaan aset di Stadion Palaran ini. Jadi perlu dilakukan evaluasi. Karena menurutnya jika dikelola secara maksimal akan menyumbang PAD bagi Kaltim.

“Ini dipastikan terjadi kesalahan dalam pengelolaanya. Kan eventnya hanya sekali saat PON saja. Setelah itu langsung mangkrak. Itulah yang tidak dipikirkan selanjutnya seperti apa. Padahal menghabiskan banyak uang rakyat,” tandas Agiel Suwarno. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan