29/05/2024

Pemkab Kutim Jalin Kerjasama dengan Kementrian Perindustrian Melalui BSKJI

0
RATNA Utaningrum dan Ardiansyah Sulaiman menunjukkan MoU antara Pemlab Kutim dengan BSKJI dalam penjngkatan kualitan UMKM di Sangatta di bidang SNI.

Sangatta, AspirasiNews.id – Guna mendukung peningkatan daya saing industri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pemkab Kutim terus melakukan terobosan dan inovasi yang cepat dalam kemajuan industri. Terbukti, pada Senin (23/5) sore tadi tepat di Ruang Kerja Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

SNI adalah modal utama bagi UMKM di Kutim agar produknya bisa di jual lebih luas.

Pemerintah Kabupaten bersama Kementrian Perindustrian melalui Badan standarisasi dan kebijakan jasa industry (BSKJI), melakukan Penandatanganan Nota kesepahaman (MoU). Antara kedua belah pihak, terkait optimalisasi alih teknologi dan penerepannya serta standarisasinya.

PENANDATANGANAN nota kesepahaman antara Pemkab Kutim dan BSKJI Kaltim.

Ratna Utarianingrum, Sekretaris Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri, Kementrian Perindustrian, mengucapkan terimaksih atas sambutan yang hangat di Kutim. Kunjungan ke Kutim ada dua agenda. Pertama melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), kedua pada Selasa (5/24) dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi dari BSKJI Kaltim.

DISKUSI kunjungan BKSJI Kaltim di ruang Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Dalam kesepatannya Ratna menjelaskan, nota kesepahaman ini dilakukan untuk mendukung peningkatan daya saing industri berbasis sumber daya alam (SDA) yang ada di Kutim. Selain itu optimalisasi alih teknologi dalam penerapannya menjadi standarisasi untuk memberikan berbagai asistensi dalam rangka peningkatan daya saing industri di Kutim.

SEPAKAT kedua belah pihak untuk memajukan hasil olahan UMKM di Kutim masuk pasar moderen karena akan punya laberl SNI.

“Isi dari nota kesepahaman bagaiman sinergi antara pemerintah pusat dalam hal ini kementrian perindustrian dengan pemerintah daerah dalam hal ini Kutim. Untuk memberikan dukungan dalam rangka pengembangan daya saing industri nasional. Tentunya tidak terlepas dari peningkatan produktifitas, pengamabangan SDM, dan pendampingan baik dari segi industri kecil, menengah serta lainnya,” kata Ratna.

Tambah Ratna diharapkan juga dari kerjasama ini nantinya, kedua belah pihak mempunyai visi yang sama. mempunyai target yang sama, dalam meningkatkan industri di Kutim.

CINDERA mata plakat dari BSKJI Kaltim juga diberikan setelah MoU.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi niat mulia dari Kementrian Perindustrian melalui BSKJI. Karena bertujuan untuk meningkatkan standarisasi mutu SDM di Kutim. Sehingga kedepan agar kualitas SDM Kutim lebih kompeten.

RATNA Utaningrum mengapresiasi sambutan yang hangat oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman sebelum MoU.

“Kami sangat senang dengan kunjungan dan penandatanganan nota kesepahaman dari Kementrian Perindustrian BSKJI ini. Karena Kutim mempunyai potensi yang besar di bidang SDM dan SDA. Dengan kerjasama dan bimbingan ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi kemajuan di Kutim,” jelas orang komor satu di Kutim ini.(adm1)

Tinggalkan Balasan