18/04/2026

DPRD Kaltim Dorong Percepatan Pengisian UPT Keladen, Prioritaskan Warga Lokal Jadi Transmigrasi di Paser

0
DPRD Kaltim Dorong Percepatan Pengisian UPT Keladen, Prioritaskan Warga Lokal Jadi Transmigrasi di Paser

DPRD Kaltim Dorong Percepatan Pengisian UPT Keladen, Prioritaskan Warga Lokal Jadi Transmigrasi di Paser. Sekretaris Komisi-IlI DPRD Kalimantan Timur, Abdurahman KA saat Dialog Publika TVRI Kaltim Senin (1/9/2025).

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Program Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Keladen di Kabupaten Paser, kembali menjadi sorotan. Hal ini dikemukakan dalam Dialog Publika TVRI Kaltim, pada Senin (1/9/2025). Sekretaris Komisi-III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdurahman menegaskan. Bahwa warga lokal harus menjadi prioritas utama, dalam pengisian kuota transmigrasi yang tersisa. Desakan itu demi menjaga keberlanjutan, dan efektivitas program.

Terlebih program transmigrasi ini telah berjalan sejak 2017, dan punya tujuan mulia. Diantaranya mengurangi kepadatan penduduk, membuka wilayah baru, dan memperkuat ketahanan nasional. Tahun ini, pemerintah menyediakan kuota bagi 50 Kepala Keluarga (KK), lengkap dengan fasilitas rumah dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Bankkaltimtara KUR Syariah 2024
Bankkaltimtara KUR Syariah

“Harapan kami, warga lokal bisa segera mendapatkan persetujuan dari Kementerian, berdasarkan data Disnakertrans Paser. Kita harus bahu-membahu mendukung program ini,” ujar Abdurahman.

Pihaknya menekankan, bahwa bangunan yang tidak segera ditempati, berisiko rusak. Ini akan menjadi beban anggaran. Menurutnya, potensi ekonomi di wilayah UPT Keladen, seperti perkebunan sawit, dapat dimanfaatkan oleh transmigran. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Abdurahman juga menyampaikan aspirasi masyarakat, yang merasa program ini tidak perlu dilanjutkan di Paser. Dikarenakan kebutuhan lokal, sudah relatif terpenuhi. Ia mendorong, agar kabupaten lain di Kalimantan Timur diberi kesempatan, untuk berpartisipasi dalam program transmigrasi ke depannya.

“Kami dari DPRD Kaltim mendukung, agar ke depannya ada kabupaten-kabupaten lain, yang bisa berkiprah dalam program ini,” tambah Abdurahman.

Namun, pihaknya juga mengingatkan. Bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN), telah menyebabkan lonjakan populasi di wilayah sekitar. Termasuk Paser yang kini dihuni lebih dari 300.000 jiwa. Hal ini menuntut sinergi lintas sektor, agar program transmigrasi tetap relevan, dan adaptif terhadap perubahan demografi.

Dialog tersebut turut menghadirkan Kepala Disnakertrans Kaltim Rozani Erawandi, Pengamat Sosial Unmul Muhammad Arifin, dan Kabid Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Paser Juhaeni. Semua narasumber bersama-sama membahas arah kebijakan, dan tantangan pelaksanaan transmigrasi di era IKN. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan