17/12/2025

Disdikbud Kutim Gelar Pameran Miniatur Sejarah Nabi dan Rasul di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Khazanah Islam Dunia Masuk Kaltim dan Kutai

0
Disdikbud Kutim Gelar Pameran Miniatur Sejarah Nabi dan Rasul di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Khazanah Islam Dunia Masuk Kaltim dan Kutai

Disdikbud Kutim Gelar Pameran Miniatur Sejarah Nabi dan Rasul di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Khazanah Islam Dunia Masuk Kaltim dan Kutai

Loading

Diskominfo Kutim

AspirasiNews.id, Sangatta- Pameran miniatur sejarah Nabi dan Rasul, yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) resmi dibuka oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, pada Minggu (16/11/2025). Pameran ini bertempat di pelataran Masjid Agung Al-Faruq Sangatta. Pameran tersebut menampilkan jejak perjalanan dakwah Rasulullah SAW, hingga perkembangan peradaban Islam dunia, sampai masuknya Islam ke Kutim. Agenda untuk peningkatan wawasan ilmu kerohanian tersebut, langsung mendapat perhatian masyarakat sejak hari pertama.

Bupati Ardiansyah, usai berkeliling ke seluruh area pameran, menyampaikan apresiasinya. Yakni terhadap upaya Disdikbud Kutim, dalam menghadirkan media edukasi sejarah Islam, yang dikemas secara menarik. Menurutnya, pameran ini tidak hanya menampilkan miniatur. Tetapi juga mengisahkan perjalanan panjang penyebaran Islam. Termasuk yang berkaitan dengan sejarah perkembangan Islam di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya di Kutim.

Bankaltimtara Nabung Tanpa Beban untuk Masa Depan-2025
Bankaltimtara Nabung Tanpa Beban untuk Masa Depan

“Saya mengapresiasi pameran miniatur sejarah Nabi Muhammad. Hingga sejarah dakwah dan perkembangan Islam di Kalimantan Timur, termasuk sejarah di Kutai. Kita tahu, bicara Kutim tentu tidak bisa dipisahkan dari Kutai. Dimana yang memiliki jejak panjang peradaban,” jelas Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman ini.

Pameran ini diselenggarakan, di area bangunan miniatur Ka’bah, yang berada di area Masjid Agung Al-Faruq. Miniatur berikut koleksi sejarahnya, kini menjadi aset Disdikbud Kutim. Jadi akan tetap terpampang secara permanen, sebagai salah satu pusat edukasi bagi masyarakat. Pengunjung juga dapat melihat berbagai miniatur, yang menggambarkan kehidupan Nabi Muhammad SAW. Perjalanan para Rasul, dan perkembangan Islam, dari masa ke masa. Hingga masuknya Islam ke wilayah Kalimantan Timur.

Ardiansyah menilai, keberadaan pameran tersebut penting. Sebagai sarana pembelajaran pengetahuan sejarah Islam. Dia juga menyebutkan, bahwa di Sangatta sendiri terdapat situs sejarah Islam. Seperti makam di Kampung Kajang, Sangatta Selatan. Yaitu yang menjadi bagian dari jejak awal penyebaran Islam di daerah tersebut.

Disdikbud Kutim Gelar Pameran Miniatur Sejarah Nabi dan Rasul di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Khazanah Islam Dunia Masuk Kaltim dan Kutai pada Minggu (16/11/2025) dibuka oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman dengan potong pita.

Bupati pun meminta Disdikbud Kutim, untuk berkoordinasi dengan seluruh sekolah di wilayah Kutim. Agar dapat menjadwalkan kunjungan siswa ke pameran miniatur tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar langsung, melalui visualisasi sejarah, akan memberi dampak lebih dalam bagi generasi muda.

“Pameran ini terbuka untuk umum. Tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tetapi juga bisa menjadi ruang pembelajaran bagi seluruh masyarakat. Ini bukan sekadar menampilkan karya, atau benda-benda sejarah. Tetapi menjadi media, untuk memahami peradaban Islam, dan kisah Rasulullah SAW secara lebih utuh,” tegas Ardiansyah.

Ardiansyah juga mengungkapkan, bahwa Pemkab Kutim akan terus mengembangkan konsep wisata edukatif di wilayahnya. Dia berharap, keberadaan pameran ini dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan destinasi wisata. Dimana tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga memperkaya wawasan dan khazanah ilmu pengetahuan bagi masyarakat. (Adv/Diskominfo Kutim)

Tinggalkan Balasan