Shemmy Permata Sari Dorong Keluarga Kuat di Bontang, Berperan Nyata di Rumah Tangga
Shemmy Permata Sari Dorong Keluarga Kuat di Bontang, Berperan Nyata di Rumah Tangga. Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari, kembali menyapa warga Bontang lewat kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah.
![]()

AspirasiNews.id, Bontang- Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Shemmy Permata Sari, kembali menyapa warga Bontang. Kali ini lewat kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-11. Sosialisasi itu tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga, pada Sabtu (15/11/2025).
Dalam sambutannya, Shemmy Permata Sari ini, menekankan. Keluarga adalah fondasi pertama, dalam membangun masyarakat. Jadi harus diperkuat pengetahuan dan karakternya, agar dalam membangun rumah tangga bisa tangguh.

“Keluarga itu unit terkecil bangsa. Di sanalah, nilai dibangun dan karakter dibentuk,” jelas Shemmy, sapaan akrabnya.
Dia menjelaskan, Perda Kaltim Nomor 2 Tahun 2022 hadir untuk memastikan setiap keluarga mampu mandiri, tangguh, dan sejahtera.
“Ketahanan keluarga bukan hanya tentang kebutuhan fisik. Mental dan spiritual juga harus kuat dan seimbang,” tambahnya.
Shemmy juga mengingatkan pentingnya komunikasi dalam keluarga. Orang tua, kata dia, perlu menjadi pendengar yang baik bagi anak.
“Keluarga yang mampu mengelola stres, tantangan, dan konflik, itu keluarga yang kuat,” tegasnya.
Setelah sambutan, sesi dilanjutkan dengan paparan narasumber Azidah dari Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Dia menjelaskan peran PKK, terutama Pokja III, dalam mendukung ketahanan keluarga di tingkat rumah tangga.
“Pokja III fokus pada sandang, pangan, perumahan, dan tata laksana rumah tangga. Semua itu sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari warga,” tuturnya.
Azidah memaparkan pentingnya membudayakan busana yang sopan, mencintai produk dalam negeri, serta membangun pola konsumsi pangan yang bergizi.
“Keluarga harus punya kesadaran makan sehat. Pekarangan pun bisa jadi sumber pangan,” jelasnya.
Ia juga menyinggung soal rumah layak huni sebagai salah satu faktor ketahanan keluarga.
“Rumah bukan hanya tempat tinggal. Ia harus aman, sehat, dan menjadi ruang harmonis bagi seluruh anggota keluarga,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)
