DPRD Kaltim Tekankan Good Governance Sesuai Budaya Lokal
DPRD Kaltim Tekankan Good Governance Sesuai Budaya Lokal. Tampak Hartono Basuki, Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim sosialisasi“Kepemerintahan yang Baik Bersumber pada Nilai Budaya Bangsa" di PPU
![]()

AspirasiNews.id, PPU- Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hartono Basuki, kembali mengadakan sosialisasi. Kali ini di Jalan Lawae-Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Minggu (5/10/2025).
Kehadiran anggota DPRD Provinsi ini, guna mengangkat tema krusial “Kepemerintahan yang Baik Bersumber pada Nilai Budaya Bangsa”. Dia menekankan, bahwa good governance (tata kelola pemerintahan yang baik), ala Indonesia. Harus meninggalkan birokrasi kaku, dan kembali ke akar budaya lokal.

Dia menjelaskan, tata kelola pemerintahan yang baik, wajib menginternalisasi nilai-nilai luhur. Seperti gotong-royong, musyawarah mufakat, keadilan sosial, dan kejujuran.
Oleh karena itu, Hartono Basuki menegaskan. Bahwa fondasi moral, jauh lebih penting. Daripada sekadar prosedur akuntansi.
“Nilai-nilai budaya bangsa, merupakan fondasi moral yang dapat memperkuat demokrasi. Juga tata kelola pemerintahan yang bersih, serta berkeadilan,” jelas Hartono, sapaan akrabnya.
Hartono juga menyoroti, bahwa prinsip gotong-royong dan musyawarah, harus diaplikasikan dalam penyusunan kebijakan publik. Agar keputusan yang diambil, lebih inklusif, dan mencerminkan kepentingan masyarakat luas.
Hartono, Legislator dari PDI-Perjuangan ini juga mengingatkan. Bahwa tantangan utama, seperti korupsi, kurangnya transparansi, dan ketimpangan sosial. Karena itu, Dia mendorong pendidikan politik berkelanjutan, dan partisipasi aktif warga.
“Sosialisasi ini diharapkan, bisa menumbuhkan kesadaran bersama. Bahwa demokrasi, dan pemerintahan yang baik, tidak bisa lepas dari akar budaya kita sendiri,” harap Hartono, Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim tersebut. (Adv/DPRD Kaltim)
