Gotong-Royong dan Musyawarah Kunci Demokrasi Daerah, PDD Ke-9 Agus Suwandi
Gotong-Royong dan Musyawarah Kunci Demokrasi Daerah, PDD Ke-9 Agus Suwandi. Wakil Ketua Komisi-I DPRD Kaltim, Agus Suwandy, ajak warga bangun daerah dengan Penguatan Demokrasi Daerah ke-9 di Kelurahan Air Hitam, Samarinda Ulu, pada Minggu (5/102025).
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), terus melakukan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD). Agenda ini, juga kembali dilakukan oleh Anggota DPRD Kaltim, Agus Suwandy dari Daerah Pemilihan (Dapil)-I Samarinda. Yakni dengan mengadakan PDD ke-9, pada puluhan warga di Gang Kejaksaan, Jalan AW Syahrani, Kelurahan Air Hitam, Samarinda Ulu, pada Minggu (5/10/2025).
Dalam PDD ke-9 ini, Agus Suwandy menyerukan. Agar pemerintahan daerah, tidak melupakan akar moral bangsa. Oleh karena itu, agenda rutin kedewanan Agus Suwandy kali ini mengusung tema “Kepemerintahan yang Baik, Bersumber dari Nilai Budaya Bangsa”. Tampak dalam materinya, Agus menyebut. Bahwa demokrasi yang sehat, bukan berarti menolak pemerintah. Melainkan mengoreksi jalannya kekuasaan.

“Kepemerintahan kita, jangan berarti harus ditolak. Itu bagian dari koreksi, yang harus kita lakukan,” jelas Agus Suwandy, Wakil Ketua Komisi-I DPRD Kaltim ini.
Agus menambahkan, bahwa prinsip good governance (keperintahan yang baik), tidak cukup berhenti pada jargon. Pemerintahan harus menegakkan kepastian hukum, transparansi, keadilan, kesetaraan, efektivitas, dan akuntabilitas. Juga harus memiliki visi strategis, yang berorientasi masa depan bangsa. Dikatakan Agus, Kesemua itu, berpijak pada fondasi moral Pancasila.
“Pancasila adalah dasar etika pemerintahan kita. Jadi apa yang dilakukan oleh pemerintah, seharusnya selalu berpijak pada nilai-nilai Pancasila,” beber Agus Suwandy, Legislator dari Partai Gerindra itu.
Dirinya juga menegaskan, pentingnya gotong-royong. Yaitu, sebagai wujud partisipasi publik, dan solidaritas sosial. Diterangkan Agus, bahwa demokrasi Indonesia bukan barang impor. Tetapi tumbuh dari tradisi musyawarah, untuk mufakat.
“Kita harus bersyukur, karena nilai-nilai ini, hidup di tengah masyarakat. Seperti gotong-royong, musyawarah, dan kearifan lokal. Itu semua, adalah wajah asli demokrasi kita,” urai Agus Suwandy.
Perwakilan Kesbangpol Kaltim, Fatimah Waty, yang hadir sebagai narasumber juga memaparkan materi yang sangat menginspirasi. Dirinya menilai, kegiatan seperti ini penting. Karena, untuk memperkuat kesadaran politik warga di daerah.
“Demokrasi tidak berhenti di bilik suara. Tetapi bagaimana masyarakat terlibat aktif, dalam pembangunan daerah,” beber Agus Suwandy lagi.
Di penghujung Sosper ke-9-nya ini, Agus menaruh harapan besar. Agar tradisi musyawarah, dan gotong-royong tidak hanya dijaga dalam kata. Tetapi juga dipraktikkan dalam kebijakan publik, dan kehidupan sehari-hari.
“Kita jalankan ini, sebagai bagian dari ibadah sosial. Semoga membawa manfaat dan keberkahan,” ajak Agus Suwandy, disambut tepuk tangan riuh dari para peserta. (Adv/DPRD Kaltim)
