17/04/2026

Arfan Kupas Keterkaitan Politik dengan Kesejahteraan Sosial Bersama Warga Bengalon

0
Arfan Kupas Keterkaitan Politik dengan Kesejahteraan Sosial Bersama Warga Bengalon

Arfan Kupas Keterkaitan Politik dengan Kesejahteraan Sosial Bersama Warga Bengalon

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Kutim- Dialog sengit, tentang nasib demokrasi dan kesejahteraan sosial pecah, di Desa Spaso Barat, Bengalon, Kutai Timur (Kutim). Dialog itu terjadi dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-7, pada akhir bulan lalu, tepatnya pada 31 Juli 2025. Berbagai isu-isu berat diangkat. Mulai dari degradasi politik nasional, hingga kemiskinan ekstrem di Kutim, dibahas tuntas di depan 117 peserta.

Acara PDD ini mengangkat tema “Keterkaitan Antara Politik dan Kesejahteraan Sosial”. Agenda ini menjadi wadah penting bagi warga, untuk menyuarakan keresahan mereka.

Bankkaltimtara BPD KUR 2024
Bankkaltimtara BPD KUR

Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Arfan SE MSI menegaskan. Bahwa kegiatan ini, adalah bagian dari tugas, dan fungsi utamanya. Politisi NasDem ini menekankan, bahwa dialog langsung adalah kunci penguatan demokrasi.

“Kegiatan ini bagian dari tugas, dan fungsi kami sebagai Anggota DPRD. Yakni untuk terus memperkuat demokrasi, melalui dialog langsung dengan masyarakat. Dari silaturahmi ini, aspirasi bisa diserap, dan diwujudkan dalam kebijakan nyata,” jelas H Arfan, Anggota Komisi-III DPRD Kaltim ini.

Narasumber, Ansar Andasa SH MH, juga tak segan menyinggung kondisi politik nasional. Terutama pasca-Pemilu 2024. Karena menurut survei disebutnya, sebagai ‘Pemilu paling brutal sepanjang sejarah reformasi’.

Ansar menyoroti, adanya degradasi kualitas politik dari tahun ke tahun. Namun, ia memberikan sedikit optimisme lokal.

“Kita patut bersyukur, karena Bengalon berhasil mengirimkan wakilnya ke DPRD Provinsi. Ini adalah peluang, agar aspirasi daerah bisa disuarakan lebih luas,” terang Ansar.

Dia menambahkan, sistem politik yang sehat, adalah jaminan kesejahteraan. Negara dengan sistem politik yang baik, cenderung mampu mengentaskan kemiskinan. Terlebih bisa melahirkan pemimpin yang pro-rakyat.

Diskusi kemudian mengerucut pada tantangan di Kutai Timur. Termasuk masih adanya masyarakat miskin ekstrem. Kondisi itu merupakan sebuah isu serius, yang harus segera diatasi.

Ansar menutup sesi sosialisasi dengan menekankan. Bahwa masyarakat harus terus dilibatkan. Keterlibatan ini yang menurutnya, akan melahirkan kebijakan strategis.

“Cerminan situasi bernegara kita, adalah refleksi keadaan sosial masyarakat. Maka, masyarakat harus terus dilibatkan. Yakni melalui mekanisme reses, musrenbang, hingga penyerapan aspirasi lainnya. Dari sana, lahirlah kebijakan strategis. Seperti BPJS, beasiswa, hingga subsidi perumahan,” beber Ansar.

Dengan semangat kebersamaan, acara yang berlangsung hangat ini punya harapan besar. Yaitu dapat mendorong para pemimpin daerah, untuk mengelola sektor strategis. Demi kesejahteraan rakyat yang lebih merata. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan