23/04/2026

DPRD Kaltim Dorong Kota Balikpapan, Reformasi Tata Kelola Lingkungan Atasi Banjir

0
DPRD Kaltim Dorong Kota Balikpapan, Reformasi Tata Kelola Lingkungan Atasi Banjir

DPRD Kaltim Dorong Kota Balikpapan, Reformasi Tata Kelola Lingkungan Atasi Banjir. Hal ini dikemukakan oleh Anggota Komisi-II DPRD Kalimantan Timur, Sigit Wibowo. Tampak suasana banjir di balikpapan dan warga harus susah payah menerjang dengan kendaraanya.

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Persoalan banjir yang masih kerap melanda Kota Balikpapan, mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi-II DPRD Kalimantan Timur, Sigit Wibowo. Dirinya menilai, solusi banjir harus dimulai dari penataan sistem drainase yang menyeluruh. Serta pengendalian alih fungsi lahan, secara ketat.

“Penanganan masalah banjir, tidak bisa dilakukan setengah hati. Pembenahan drainase wajib dilakukan. Begitu pula pengaturan alih fungsi lahan, harus ditertibkan,” jelas Sigit, sapaan akrabnya, Selasa (2/9/2025).

Bankkaltimtara KUR Syariah 2024
Bankkaltimtara KUR Syariah

Menurut Sigit, Balikpapan memiliki peluang memperbaiki kualitas pengelolaan lingkungan. Yakni dengan belajar dari daerah, dan negara yang sukses mengatasi banjir. Dia mencontohkan, pembesaran dimensi drainase di Samarinda. Juga mengenai sistem kanal, dan gorong-gorong bawah tanah, yang terkelola baik di Belanda.

“Kita bisa melihat langkah Kota Samarinda. Yang sudah mulai memperbesar dimensi saluran drainase. Di luar negeri, seperti Belanda. Sistem gorong-gorong bawah tanah, dan kanal dikelola secara rapi. Juga terjaga kebersihannya,” ungkap Sigit, Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan itu.

Sigit menilai, banjir di Balikpapan bukan semata akibat curah hujan. Tetapi juga lemahnya pengaturan tata ruang. Juga mengenai pembangunan permukiman baru, yang kerap mengabaikan lingkungan.

“Alih fungsi lahan di Balikpapan, memang bukan pertambangan. Melainkan kawasan permukiman. Hal ini harus diatur secara ketat, dalam rencana tata ruang kota. Pengendalian RTRW, dan detail tata ruang perlu diperkuat. Supaya tidak memicu bencana lingkungan,” terang Sigit lagi.

Sigit juga tidak menutup mata. Dirinya juga mengapresiasi perbaikan di beberapa titik rawan banjir di Kota Minyak ini. Seperti di kawasan Puskip, ia menegaskan. Upaya harus dilakukan secara menyeluruh, dan berkelanjutan.

“Pembangunan kanal, parit, serta saluran bawah tanah, harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai tindakan baru diambil, setelah genangan air muncul,” ungkap Sigit.

Selain infrastruktur, dirinya menekankan. Peran masyarakat menjaga kebersihan, dan mengelola sampah. Sehingga kerja besar ini, tidak hanya seolah tugas pemerintah kota (Pemkot) saja. Tetapi kesadaran masyarakat, juga harus di bangun dan ditumbuhkan. Yakni, untuk bersama menjaga kota tercinta.

“Membuang sampah sembarangan, jelas harus dihindari. Masyarakat perlu mulai menerapkan pemilahan sampah dari rumah. Bank sampah bukan sekadar program tren, tetapi solusi nyata. Bahkan Balikpapan pernah menjadi pelopor di bidang ini,” beber Sigit, Politisi dari PAN ini.

Pihaknya juga juga mengapresiasi, dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Yakni pada penanganan banjir, dan perbaikan kawasan kumuh. Termasuk pembangunan saluran pembuangan air ke laut, di kawasan BSB, serta bantuan pipanisasi air bersih.

“Pemerintah provinsi selalu hadir, untuk memberikan dukungan bagi kota-kota di Kaltim. Karena pada akhirnya, yang diutamakan adalah pelayanan kepada masyarakat. Kami di DPRD, pasti akan mendukung setiap program yang berpihak pada lingkungan, dan kepentingan rakyat,” pungkas Sigit Wibowo. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan