Melalui Program Duta, Disdikbud Kukar Dorong Peningkatan Literasi dan Numerasi
Melalui Program Duta, Disdikbud Kukar Dorong Peningkatan Literasi dan Numerasi. Program Literasi Membaca dan Numerisasi yang diinisiasi Disdikbud Kukar, juga ada Literasi Digital yang sukses dilakukan tahun lalu
![]()

AspirasiNews.id, Kukar- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong peningkatan kemampuan literasi dan numerasi di daerah. Aksi itu diaplikasikan melalui Program Duta Literasi-Numerasi Kukar.
Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, mengatakan. Program tersebut bertujuan mengajak masyarakat, khususnya pelajar. Agar lebih giat belajar, dan aktif dalam kegiatan literasi di Kukar. Menurutnya, capaian literasi dan numerasi Kukar saat ini, berada pada kategori sedang.

“Tahun lalu, kami sudah menyiapkan beberapa paket pengadaan, untuk mendukung peningkatan ini. Harapannya, para Duta Literasi-Numerasi bisa mengajak pelajar. Untuk lebih rajin membaca, dan memahami informasi secara utuh. Literasi itu sederhana, tetapi kini banyak orang malas membaca buku, atau berita secara lengkap. Bahkan di media sosial (Medsos)-pun, sering hanya membaca setengahnya,” jelas Thauhid, pada Rabu (06/08/2025).
Thauhid menegaskan, literasi yang baik membutuhkan pemahaman penuh. Jadi dengan hadirnya Duta Literasi-Numerasi itu, Dia menaruh harapan besar. Agar rapor pendidikan daerah, dapat meningkat. Mengingat, indikator literasi dan numerasi, menjadi salah satu tolok ukur utama, dalam penilaian pendidikan.
Saat ini, capaian literasi di tingkat SMP di Kukar sudah tergolong baik. Namun di tingkat SD, masih sedikit tertinggal.
Karena itu, Disdikbud Kukar memperkuat sekolah. Yakni dengan menyediakan alat peraga literasi, dan numerasi, di setiap sekolah. Agar siswa lebih tertarik belajar dan membaca.

“Peralatan ini, membantu siswa memahami konsep literasi dan numerasi. Yakni dengan cara yang menyenangkan. Transisi dari PAUD ke SD, juga menjadi perhatian. Karena di PAUD tidak lagi diajarkan matematika secara langsung. Hal ini berpengaruh pada kemampuan berhitung siswa, saat masuk SD,” ungkap Thauhid.
Dia juga menambahkan, bahwa minat siswa pada matematika, harus ditumbuhkan sejak dini. Karena erat kaitannya dengan kemampuan numerasi. Jika siswa tidak tertarik berhitung, kemampuan tersebut berpotensi menurun.
“Harapan kami, melalui peran Duta Literasi-Numerasi di tingkat SD dan SMP, capaian rapor pendidikan Kukar bisa terus meningkat. Bahkan mencapai kategori sangat baik,” pesan Thauhid. (Adv/Disdikbud Kukar)
