12/02/2026

Disdikbud Kukar Matangkan Strategi Percepatan Pembangunan SD dan Digitalisasi Pendidikan 2025

0
Disdikbud Kukar Matangkan Strategi Percepatan Pembangunan SD dan Digitalisasi Pendidikan 2025

Disdikbud Kukar Matangkan Strategi Percepatan Pembangunan SD dan Digitalisasi Pendidikan 2025. Tampak suasana saat siswa dan Guru SD 005 Tenggarong dalam proses belajar-mengajar mengunakan chromebook

Loading

Disdikbud Kukar Benner Iklan

AspirasiNews.id, Kukar- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), terus memperkuat komitmennya. Terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, di wilayahnya. Aksi nyata itu, diaplikaiskannya melalui pembangunan infrastruktur, dan penguatan digitalisasi di tahun 2025.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Disdikbud Kukar, Al Adawiyah, menegaskan. Bahwa pihaknya telah memetakan secara menyeluruh. Mengenai permasalahan yang terjadi di lapangan, terutama keterbatasan ruang kelas belajar (RKB) dan sarana sanitasi.

Bankkaltimtara CMS 2024
Bankkaltimtara CMS

“Ruang kelas, masih menjadi fokus utama kami. Banyak sekolah di Kukar, yang belum memiliki ruang cukup. Sehingga anak-anak harus belajar secara bergiliran,” jelas Adawiyah, sapaan akrabnya, pada Senin (4/8/2025).

Adawiyah menambahkan, Disdikbud Kukar juga mengarahkan kebijakan. Yakni melalui anggaran tahun ini, pada pengadaan perangkat pendukung pembelajaran digital. Mulai dari perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Seperti Chromebook dan laptop, hingga fasilitas pendukung lainnya, seperti mebeler serta alat olahraga.

“Kami menargetkan, pemenuhan TIK untuk seluruh kelas atas SD di Kukar. Agar siswa bisa menikmati pembelajaran digital yang merata,” terang Al Adawiyah, mewakili Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor.

Adawiyah menerangkan, bahwa kebijakan itu, juga mencakup penguatan kapasitas kepala sekolah (Kepsek) dan tenaga administrasi. Yakni melalui distribusi laptop, untuk mendukung tata kelola yang lebih efisien.

Namun demikian, Disdikbud juga menyadari. Bahwa pengadaan perangkat belum cukup, tanpa diimbangi peningkatan kompetensi guru. Karena itu, pihaknya mendorong adanya pelatihan lanjutan. Yaitu yang fokus pada literasi digital, di kalangan tenaga pendidik.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekolah Dasar (SD), Disdikbud Kukar, Al Adawiyah

“Kami berharap, pelatihan intensif untuk guru bisa dilakukan secara berkelanjutan. Terutama bagi yang belum terbiasa menggunakan perangkat digital,” terang Adawiyah.

Adawiyah juga mengungkapkan, bahwa seluruh program dilakukan secara bertahap. Juga tentunya berbasis data survei teknis, yang dilakukan tim Disdikbud kepada 20 kecamatan se-Kukar. Penentuan sekolah penerima manfaat, dilakukan secara adil, dan sesuai urgensi kebutuhan.

“Disdikbud berkomitmen, menjalankan program pembangunan sekolah. Yakni secara terstruktur, merata, dan akuntabel,” tegas Al Adawiyah.

Kebijakan ini, menjadi bagian dari visi Kukar. Yakni dalam memperkuat fondasi pendidikan dasar, demi mencetak generasi unggul dan adaptif, terhadap perkembangan zaman. (Adv/Disdikbud Kukar)

Tinggalkan Balasan