Gedung Jantung RSUD Kanujoso Belum Siap Operasi, Komisi-IV DPRD Kaltim Minta Pengadaan Alat Dipercepat
Gedung Jantung RSUD Kanujoso Belum Siap Operasi, Komisi-IV DPRD Kaltim Minta Pengadaan Alat Dipercepat. Ketua Komisi-IV DPRD Kaltim, H Baba
![]()

AspirasiNews.id, Balikpapan- Gedung Layanan Jantung Terpadu, RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan yang baru selesai dibangun, ternyata belum bisa beroperasi dengan maksimal. Salah satu penyebabnya, adanya keterlambatan pengadaan alat medis, dan perlengkapan pendukung.
Situasi ini menjadi sorotan serius, dari DPRD Kalimantan Timur. Ketua Komisi-IV DPRD Kaltim, H Baba mendorong. Adanya percepatan pengadaan, agar layanan pada rumah sakit tersebut, dapat difungsikan secara penuh.

“Kita sudah punya gedung jantung baru, tapi belum bisa digunakan. Karena alat-alat, dan perlengkapannya belum lengkap. Harapan kami, ini bisa segera dianggarkan dalam APBD Perubahan 2025,” jelas Baba usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) belum lama ini.
H Baba mengutarakan, bahwa sebagian alat medis sudah tersedia. Namun lantaran belum didukung furnitur dan fasilitas pelengkap lainnya, membuat belum bisa beroperasi.
“Selain alat, mebelnya belum ada. Jadi belum bisa digunakan. Kami harap, di tahun 2026 sudah bisa difungsikan,” beber Baba.
Dalam forum tersebut, Komisi-IV DPRD Kaltim juga mengusulkan. Agar RSUD Kanujoso memanfaatkan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), untuk menutupi kekurangan pengadaan.
“Kami sempat usulkan pakai dana BLUD, tapi ternyata sudah dipakai untuk kegiatan lain. Ya, semoga semua ini bisa segera direalisasikan,” terang Baba.
H Baba menekankan, layanan spesialis jantung yang lengkap, sangat penting bagi Kalimantan Timur. Jumlah pasien penyakit jantung terus meningkat, dan ketersediaan layanan di daerah, dinilainya akan mengurangi ketergantungan rujukan ke luar wilayah.
“Ini bukan hanya soal fasilitas, tapi soal nyawa. Kita ingin layanan spesialis, seperti jantung bisa diakses lebih dekat oleh masyarakat Kaltim,” tegas Baba lagi.
Dirinya memastikan, DPRD akan terus mendorong, dan mengawal. Agar proyek ini tidak mandek, dan benar-benar memberi manfaat besar bagi masyarakat Kaltim.
“Kami di DPRD mendukung penuh, demi pelayanan kesehatan yang lebih baik, dan merata di Bumi Etam,” pungkas Baba. (Adv/DPRD Kaltim)
