20/04/2026

Agus Aras Singgung Pertumbuhan Ekonomi Kutim, Tapi Warga Masih Banyak yang Miskin

0
Agus Aras Singgung Pertumbuhan Ekonomi Kutim, Tapi Warga Masih Banyak yang Miskin

Agus Aras Singgung Pertumbuhan Ekonomi Kutim, Tapi Warga Masih Banyak yang Miskin. Anggota Komisi-IV DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNesws.id, Samarinda– Anggota Komisi-IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Aras, kembali memberikan sorotan tajamnya. Kali ini atas ketimpangan yang terjadi, antara pertumbuhan ekonomi, dan tingkat kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Menurutnya, kemajuan ekonomi belum sepenuhnya berdampak pada kehidupan masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Ekonomi Kutim tumbuh, tapi kemiskinan masih tinggi. Ini menunjukkan, ada yang tidak beres dalam distribusi hasil pembangunan,” jelas Agus Aras.

Bankkaltimtara KUR Syariah 2024
Bankkaltimtara KUR Syariah

Sebagai Informasi, data dari BPS (Badan Pusat Statistik) Tahun 2024 menunjukkan. Ada sekitar 37 ribu warga Kutim, hidup di bawah garis kemiskinan. Jumlah itu setara dengan 8,81 persen, dari total penduduk. Angka ini bahkan lebih tinggi dari rata-rata nasional, yang tercatat 8,57 persen.

Agus menilai, salah satu faktor yang memicu tingginya angka kemiskinan di Kutim adalah. Derasnya arus pendatang yang masuk, tanpa perencanaan hidup yang jelas.

“Banyak yang datang, hanya bermodal nekat, berharap kerja atau usaha. Tapi tanpa bekal, keterampilan dan pengetahuan, akhirnya malah jadi beban sosial,” terang Agus Aras baru-baru ini.

Di sisi lain, Agus mengakui. Bahwa Kutim memang memiliki daya tarik ekonomi tinggi. Terutama di sektor tambang, perkebunan, dan jasa.

“Kutim ini wilayah yang menjanjikan. Banyak sektor tumbuh pesat, makanya jadi magnet bagi para pencari kerja. Tapi ini juga harus diantisipasi dampaknya, secara sosial,” beber Agus, belum lama ini.

Agus mendesak adanya kebijakan, yang dihadirkan pemerintah. Terutama dalam menekan angka kemiskinan, baik ditingkat provinsi, maupun daerah. Dirinya mengingatkan, bahwa pertumbuhan ekonomi tidak akan berarti. Jika tidak diiringi pemerataan kesejahteraan.

“Kita tidak bisa bicara pertumbuhan saja. Tapi harus memastikan, bahwa rakyat ikut menikmati hasilnya. Pemerintah harus hadir, dengan solusi nyata,” tegas Agus.

Agus juga meminta, agar program pengentasan kemiskinan dievaluasi, secara menyeluruh. Agar tepat sasaran, dan berkelanjutan. Khususnya di daerah yang mengalami tekanan demografis, seperti Kutim tersebut.

“Dorongan dari DPRD harus menjadi alarm. Agar program yang selama ini berjalan, benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkap Agus Aras. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan