Dispora Dorong Modernisasi Sistem Latihan Atlet Panahan Kaltim Hadapi POPNAS 2025
Dispora Dorong Modernisasi Sistem Latihan Atlet Panahan Kaltim Hadapi POPNAS 2025. Tampak Rasman Rading melakukan monitor pada acara Kejuaraan Panahan di Kaltim belum lama ini.
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mempersiapkan diri dalam menyambut Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 pada November mendatang. Yakni dengan terus melakukan gaspol frekuensi pelatihan, pada berbagai cabang olahraga (Cabor) yang siap ditandingkan. Satu diantara dengan menerapkan program baru pada Cabor Panahan, dengan pembaruan metode latihan yang terkini.
Oleh karena itu, Dispora menekankan pada Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim untuk meninggalkan pola latihan konvensional. Kemudian mulai mengintegrasikan teknologi berbasis digital, demi peningkatan kualitas pembinaan atlet. Sehingga tujuan utama para atlet Kaltim untuk meraih prestasi di kancah nasional bisa terealisasi dengan maksimal.

“Pada era sekarang ini, latihan tidak lagi bisa mengandalkan perkiraan semata. Jadi sudah saatnya penggunaan alat modern, yang mampu mengukur variabel. Seperti kecepatan angin dan tekanan lingkungan secara akurat. Hal ini akan sangat membantu atlet dalam menyiapkan teknik, dengan lebih ilmiah,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, Kamis (26/6/2025).
Ditambahkan Rasman, melalui metode palatihan yang modern dengan peralatan yang berbasis teknologi itu, diyakini pihaknya mampu meningkatkan prestasi. Karena dengan data yang tepat, maka dalam melakukan pertandingan sang atlet tidak salah langkah dalam meluncurkan anak panah dari busurnya. Karena hambatan angin dan kendala lainnya di venue pertandingan sudah diketahui secara sistem. Sehingga atlet panahan ini dalam melakukan aksinya sudah terorganisir secara komprehensif.
“Sekarang eranya data dan presisi. Kalau dulu hanya menebak-nebak, sekarang kita bisa ukur semua kondisi yang memengaruhi hasil tembakan. Sehingga anak panah tidak meleset di sasaran,” kata Rasman Rading di Kantor Dispora Kaltim, Gedung Kadrie Oenig (GKO) Tower, Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda.
Rasman juga menegaskan, bahwa upaya ini bukan sekadar untuk meningkatkan peluang meraih medali pada POPNAS 2025 saja. Tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang, untuk memajukan olahraga panahan di Kalimantan Timur. Menurut pihaknya, pendekatan berbasis teknologi akan meningkatkan konsistensi performa atlet dan memudahkan evaluasi. Juga bisa membangun mental kompetitif yang lebih siap menghadapi level nasional.

“Kita ingin atlet panahan Kaltim bukan hanya kuat fisik saja. Tetapi juga unggul secara teknis, dengan pola latihan yang modern dan terukur,” tegas Rasman mewakili Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK).
Rasman juga menguraikan, dengan penggunaan sensor digital. Para atlet, pelatih, maupun ofisial akan mampu membaca situasi lapangan secara real-time. Karena dengan perangkat simulasi komputer, untuk memodelkan atau mencitrakan kondisi cuaca yang berbeda. Kemudian sistem analisis performa yang membantu pelatih merumuskan strategi latihan lebih tepat sasaran.
“Dengan anemometer digital dan sistem pelacakan performa, pelatih bisa memberikan masukan berbasis data. Atlet pun bisa langsung menyesuaikan gaya bidiknya dengan kondisi sebenarnya,” terang Rasman. (Adv/Adm1)
