Dispora Siapkan Generasi Pemimpin Militer Lewat Program BILAT, Khusus Siswa/i SMA Kaltim
Dispora Siapkan Generasi Pemimpin Militer Lewat Program BILAT, Khusus Siswa/i SMA Kaltim. Tampak TNI melatih kedisiplinan pada siswa di salah satu sekolah di Samarinda belum lama ini
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menghadirkan inovasi baru di tahun 2025 ini. Terutama dalam rangka mencetak generasi muda daerah yang siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Program itu satu diantaranya, terbaru yang akan dihelat adalah BILAT (Bimbingan Latihan Masuk TNI/Polri dan Sekolah Kedinasan) untuk siswa tingkat SMA/SMK di Kaltim.
Program ini bertujuan untuk mengenalkan latihan kedisiplinan pada para pemuda sejak dini, agar mereka semakin memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Kemudian juga dijadwalkan ada pelatihan fisik ringan, dan penempaan mental, selain ilmu teori tentang wawasan kebangsaan. Program ini tentunya bertujuan agar generasi muda Kaltim ini lebih siap dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin keras. Terlebih bagi mereka yang ingin memasuki dunia sekolah kedinasan. Karena fisik, mental dan pengetahuan mereka sudah dibekali sejak dini di bangku sekolah SMA sederajat.

“Target tahun ini kita punya inovasi baru, namanya BILAT. Ini semacam kursus atau pelatihan intensif. Tujuannya untuk mempersiapkan anak-anak muda Kaltim yang ingin masuk ke sekolah kedinasan, TNI, atau Polri,” jelas Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadidi Samarinda, Rabu (4/6/2025).
Dia menyampaikan, bahwa BILAT merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah (Pemda) bagi pemuda Kaltim. Khsusunya bagi yang mempunyai cita-cita menjadi bagian dari institusi strategis negara. Karena ilmunya sudah ditanamkan sejak awal, tujuannya mereka bisa lebih mempersiapkan diri saat akan measuki sekolah lanjutan kedinasan yang dipilih.
“Kita ingin punya pemimpin-pemimpin yang lahir dari jalur militer dan institusi negara lainnya. Program ini rencananya akan digelar pada November 2025, berdekatan dengan masa seleksi resmi dari TNI. Jadi mereka bisa latihan lebih awal dan terbiasa dengan pola latihan dan ujiannya,” kata Rusmulyadi mewakili Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK).
Rusmulyadi juga menambahkan, bahwa program tersebut akan difokuskan untuk 50 peserta. Kemudian juga dikhususkan bagi siswa-siswi kelas 3 SMA/SMK sederajat. Juga bagi para pemuda daerah yang berusia maksimal 22 hingga 23 tahun saat menjalani progran BILAT. Tentunya program ini diutamakan bagi yang memiliki minat kuat di bidang militer atau lembaga kedinasan lainnya.
“Program ini pesertanya terbatas ya, dijadwalkan setiap angkatan atau setiap tahun hanya 50 kuota saja. Tujuannya jelas, agar lebih maksimal dalam melakukan pelatihan dan pembinaan pada peserta ini. Kemudian juga kita batasi umurnya, yakni 22 hinga 23 tahun dan bagi yang sudah kelas tiga SMA/SMK sederajat saja,” terang Rusmulyadi.
Rusmulyadi juga menguraikan, bahwa program BILAT tersebut tidak hanya memberi bimbingan fisik saja pada peserta. Tetapi juga diberikan pembekalan mental, ilmu akademik, dan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan. Sehingga meraka selain siap dari segi fisik, di bidang pengetahuan akademik juga mumpuni. Karena ilmu yang diberikan dalma program itu bisa dipastikan akan mampu menghantarkanya ke depan pintu gerbang cita-citanya.

“Ini bagian dari strategi jangka panjang. Kita tidak hanya ingin Kaltim punya SDM unggul di bidang sipil, tapi juga di sektor militer dan kedinasan,” ujar Rusmulyadi.
Oleh karena itu, Dispora Kaltim punya harapan besar pada program BILAT ini. Yakni melalui program tersebut para peserta tidak hanya lulus seleksi dalam sekolah kedinasan. Tetapi juga siap menjadi pemimpin muda yang disiplin, berdedikasi, dan berwawasan luas. Karena pengetahuan akademik dan pembinaan mental serta fisik (Biltalsik) mereka sudah di godok sejak masih di bangku sekolah.
“Pemerintah berharap, dengan program BILAT ini bisa menghantarkannya lulus dalam seleksi sekolah kedinasan atau TNI/Polri. Karena mereka sudah memiliki rasa disiplin, dedikasi, pengetahuan dan mental yang bagus,” ungkap Rusmulyadi.
Rusmulyadi juga mengajak peran partisipasi aktif masyarakat atau pihak sekolah di Benua Etam, untuk menyukseskan Program BILAT dari Dispora Kaltim ini. Karena tanpa dukungan dan kontribusi masyarakat dalam menyambut secara positif, maka dikatakanya program tersebut tidak akan bisa berjalan. Jadi saling sinergi dalam menyambut program ini untuk kebaikan masa depan Kaltim. (Adv/Adm1)
