26/04/2026

Dispora Siapkan “Laboratorium Atlet” Kaltim Menuju Juara PON XXII 2028

0
Dispora Siapkan “Laboratorium Atlet” Kaltim Menuju Juara PON XXII 2028

Dispora Siapkan “Laboratorium Atlet” Kaltim Menuju Juara PON XXII 2028. Tampak foto ilustrasi atlet Kaltim giat berlatih menuju juara di berbagai kejuaraan termasuk PON 2028 mendatang.

Loading

Iklan Benner Dispora Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menuju Pekan Olahraga Nasional (PON)-XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta NTB tidak main-main. Terlebih Kaltim memiliki ambisi besar untuk mengejar target juara dan masuk 3 besar. Keseriusan itu terbukti dalam mengubah paradigma pembinaan atlet di wilayahnya. Yakni tidak hanya sekadar pelatihan rutin saja, namun akan membuat pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga. Dengan kata lain akan mewujudkan “Laboratorium Atlet” di Kaltim dalam waktu dekat.

“Laboratorium atlet” itu adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan strategi baru Dispora Kaltim dalam mewujudkan ambisi besarnya, sesuai arahan Gubernur Kaltim, H Rudy Mas’ud (Harum). Yakni program tersebut akan memadukan sport science, sport intelligence, dan kompetisi berjenjang. Bertujuan untuk membentuk atlet dengan kemampuan fisik, teknik, dan mental kelas dunia untuk meriah juara.

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

“Kami sedang membangun ekosistem olahraga yang lebih terukur dan terarah. Tidak hanya sekadar melatih, tetapi juga mengevaluasi secara ilmiah setiap aspek performa atlet di setiap cabang olahraga (Cabor) di Kaltim,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, saat ditemui di Kantor Dispora Kaltim, Gedung Kadrie Oening (GKO) Tower, Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda belum lama ini.

Rasman menambahkan, bahwa pendekatan ini menjadi angin segar bagi dunia olahraga Kaltim. Terlebih selama ini diakuinya menghadapi berberapa tantangan regenerasi atlet. Jadi dengan dukungan teknologi dan strategi berorientasi masa depan itu, Dispora Kaltim optimistis bisa. Yakni mampu mencetak atlet juara, yang tidak hanya bersinar di PON XXII 2028 nanti, tetapi juga di pentas internasional.

“Dengan penerapan sistem ini kami optimistis Kaltim akan bisa lebih banyak mencetak atlet juara diberbagai Cabor. Selain itu, Dispora Kaltim juga mendorong para atlet untuk lebih sering bertanding di luar daerah. Bertujuan untuk mengasah strategi dan kemampuan fisiknya dalam kejuaraan,” kata Rasman Rading mewakili Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK), baru-baru ini.

Rasman juga menernagkan, bahwa langkah dalam menyiapkan Laboratorium Atlet di Kaltim tersebut melibatkan analisis data, untuk menilai kondisi fisik atlet. Kemudian untuk mengidentifikasi kelemahan, dan memberikan pelatihan khusus yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading

Dikatakan Rasman, dalam pendekatan itu bukan sekadar tren semata, namun sebagai kebutuhan dan keharusan. Yakni dalam jangka panjang, untuk mencetak atlet yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Sehingga kedepannya, dunia keolahragan Benua Etam dalam menghadari krisis atlet, karena regenerasi bisa diatasi sejak dini.

“Kompetisi eksternal adalah medan tempur sesungguhnya. Di sana, atlet akan diuji secara mental dan taktik strategi. Ini bagian dari proses kami membentuk atlet tangguh Kaltim di setiap Cabor,” seru Rasman.

Rasman juga menguraikan, bahwa saat ini Dispora Kaltim dalam status pengembangan “Laboratorium Atlet” di wilayahnya sedang dalam tahap perencanaan. Hal itu sebagai tahapan untuk mewujudkan keinginan kuat dalam mewujudkan pembangunan laboratorium olahraga tersebut. Karena dinilai pihaknya, bahwa pembangunan Laboratorium Olahraga Atlet Kaltim itu menjadi salah satu prioritas utama. Yakni ntuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet jangka panjang, dalam menghadapi kejuaraan bergensi di dalam dan luar daerah.

“Laboratorium Olahraga berbasis teknologi modern ini adalah suatu keharusan yang harus dimiliki setiap daerah. Hal ini tentunya sejalan dengan peningkatan prestasi atlet daerah dan menjadi prioritas utama untuk meraih jura dalam setiap pertandingan,” beber Rasman lagi.

Diterangkan Rasman, misi besar Dispora itu tentunya tidak berhenti di PON saja. Disebutkanya, bahwa pembinaan atlet Kaltim ke depan diarahkan untuk menjadikan mereka sebagai ikon olahraga nasional. Yakni yang mampu berbicara banyak di kancah nasional hingga global tingkat dunia. Terlebih Kaltim saat ini sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Jadi sudah sepatutnya, Kaltim sebagai lumbung altet berprestasi.

“Kami ingin Kalimantan Timur dikenal bukan hanya karena alamnya. Tetapi juga lewat prestasi atletnya. Terkebih Kaltim juga dikenal sebagai lokasi IKN,” harapn Rasman. (Adv/Adm1)

Fungsi Laboratorium Olahraga Atlet Kaltim

Pengukuran Potensi Atlet: Mampu melakukan pengukuran potensi fisik dan kemampuan atlet secara modern.

Pengembangan Atlet Unggul: Mendukung program pencetakan dan pengembangan atlet berprestasi di Kaltim.

Penggunaan Teknologi: Dilengkapi dengan fasilitas dan teknologi terkini untuk analisis atlet.

Tinggalkan Balasan