28/05/2024

Kutim Raih Dua Penghargaan Terbaik di Baznas Awards 2024

0
Seskab Kutim Rizali Hadi mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri dan menerima penghargaan Baznas Awards 2024 di Jakarta.

Seskab Kutim Rizali Hadi mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri dan menerima penghargaan Baznas Awards 2024 di Jakarta.

AspirasiNews.id, Jakarta- Nama Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali harum di tingkat nasional. Kali ini kerja keras dari lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutim membuahkan 2 penghargaan terbaik di Baznas Awards 2024. Pada kategori “Koordinasi Terbaik Dengan Pemerintah” dan “Bupati Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik”. Pemberian penghargaan dilaksanakam saat malam Baznas Awards 2024 yang digelar di Ballroom Hotel Bidakara, Kamis (29/2/2024).

Penghargaan diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua Baznas RI, Noor Achmad dan diterima Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim, Rizali Hadi mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Didampingi Ketua Baznas Kutim Masnif Sofyan. Usai menerima penghargaan, Seskab Kutim Rizali Hadi mengaku bangga dengan capaian dari Baznas Kutim.

BANKALTIM CMS

“Tentunya prestasi gemilang ini menjadi pendorong dan motivasi bagi Baznas Kutim. Untuk terus meningkatkan kinerja dalam optimalisasi pengelolaan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah di Kutim,” bebernya dari siaran pers.

Rizali menambahkan dari prestasi ini tentunya Pemkab Kutim bersama Baznas akan terus berupaya menjadikan Baznas konsisten menjalankan setiap programnya. Terutama berkaitan dengan kontribusi dalam upaya menyejahterakan masyarakat.

“Kita akan terus pertahankan agar program-program Baznas pro ke masyarakat,” singkatnya.

Untuk diketahui, Baznas Awards 2024 merupakan apresiasi kepada para penggerak zakat yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Baznas RI ke-23. Semakin meriah karena dihadiri Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas. Hadir jua Duta Besar Arab Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy, Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Wa As Shadaqat Mesir Sahr Nasr. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar, serta jajaran Pimpinan Baznas RI. Para perwakilan Baznas se-Indonesia, serta para penerima penghargaan.

Presiden Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Menag RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan. Baznas dan lembaga amil zakat yang lain, tidak lepas dari bukti nyata hadirnya pemerintah untuk mengawal tata kelola zakat di Indonesia.

“Tiap tahun kita menyaksikan penganugerahan yang diberikan kepada insan-insan zakat. Baznas secara rutin menyelenggarakan awards ini,” ujarnya.

Baznas Awards, lanjut Jokowi, telah menjadi bagian dari apresiasi bagi para insan yang berprestasi dari berbagai kategori. Dia berharap, acara ini dapat mendorong inovasi dan beragam kreativitas. Memperluas dan memperkuat komitmen serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Baik bagi penerima penghargaan, ataupun tidak,” bebernya.

Menurut Presiden, penganugerahan Baznas Awards 2024 tidak hanya sebuah rutinitas, melainkan juga sebagai momen berharga. Untuk mengembangkan apresiasi dan motivasi bagi semua individu, lembaga dan kelompok. Khususnya yang telah memberikan kontribusi berharga dalam mendukung program zakat, infak dan sedekah di Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan bagi mereka yang berhasil mengembangkan inovasi, meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat. Serta memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui penggunaan dana zakat infak maupun sedekah,” kata presiden seperti yang disampaikan Menag.

Adapun beberapa kategori penghargaan yang disematkan dalam Baznas Awards 2024. Antara lain kategori Kepala Daerah Pendukung Zakat, Kategori Muzaki Pendukung Zakat, Kategori Perusahaan Pendukung Zakat. Kemudian ada Kategori Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan Kategori LAZ. Pemenang dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia. (Ad/Adm1)

Tinggalkan Balasan