28/05/2024

Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024 di Kutim

0
Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024 di Kutim

Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Ketua KPU Kutim Ulfa Jamiatul Farida, Dandim 0909/KTM Letkol Inf Adi Swastika, Perwakilan Kejari Kutim, Perwakilan PN Kutim, Satpol PP, Bawaslu dan undangan berfoto bersamausai mengikuti Apel Pergeseran Pengamanan Logistik Pemiludan pelepasan Logistik 2024 di Area Expo di Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu, (11/2/2024). (adi)

AspiasiNews.id, Sangatta– Kapolres Kutim, AKBP Ronni Bonic pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2024. Dirangkai Pelepasan Pendistribusian Logistik Pemilu2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim. Acara dipusatkan di Areal Arena Expo Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (11/2/2024).

Pada Apel yang dipimpin Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic ini hadir Wakapolres Kompol Herman Sopian dan Ketua KPU Kutim Ulfa Jamiatul Farida. Dandim 0909/Kutim, Letkol Laut (P) Adi Swastika, perwakilan Lanal Sangatta, perwakilan Kajari, Perwakilan PN Kutim. Berikutnya hadir Kabag Ops Kompol Sujarwanto. Kasat Reskrim AKP Dimitri Mahendra Kartika, Kasat Narkoba AKP Damianus Jelatu. Kasat Lantas AKP Isnan Fattah Ma’ruf. Bawaslu, KejariKutim, Perwakilan Pengadilan Negeri Kutim perwakilan Satpol PP serta undangan lainnya.

BANK KALTIM KPR

Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic menegaskan, apel pergeseran pasukan pengamanan TPS Pemilu 2024 di Kabupaten Kutim yang diselenggarakan hari ini, bertujuanuntuk mengecek kesiapan personel. Sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan. Demi menciptakan situasi kondusif pada pelaksanaan pengumutan suara dan penghitungan suara. Polres Kutim menyiapkan ratusan personil pengamanan di TPS.

“Jumlahnya sebanyak 374 personel. Terdiri dari 181 personel Polres, 133 personel polsek dan sebanyak 60 personel BKO Polda Kaltim yang tersebar di 1.185 TPS di Kutim. Polres Kutim menyiapkan 40 personel yang juga mendapatkan perbantuan penebalan sebanyak 60 personel Dit Samapta Polda Kaltim. Ditempatkan di Mako Polres dan Polsek,” urai Kapolres Kutim.

Inti dari tugas-tugas personel adalah pengamanan di TPS-TPS. Untuk itu perlu mengetahui situasi, medan, kerawanan, kondisi lingkungan di lokasi TPS dan petugas TPS KPPS. Serta mengerti dan memahami tanda-tanda atau identitas yang digunakan oleh panitia.

“Tugas yang akan saudara laksanakan ini merupakan tugasyang mulia dan penuh pengorbanan. Namun saya yakin dan percaya bahwa, personil yang akan diberangkatkan pada hari ini benar-benar mempunyai semangat. Pengabdian yang tinggi, serta kesabaran dan keikhlasan. Karena meninggalkan anak dan istri serta keluarga yang dicintainya bukanlah pekerjaan yang ringan. Namun dikarenakan demi tugas suci dan pengabdian diri kepada bangsa serta negara. Semuanya perlu pengerbonanan,” jelas Roni.

Kapolres Kutim yakin personel yang akan berangkat di BKO (Bawah Kendali Operasi) ini memiliki kemampuan untuk mengemban tugas tersebut. Dapat diberdayakan secara maksimal, kapan pun, di mana pun dan pada situasi apa pun. Demi terciptanya kamtibmas yang kondusif. Guna, mewujudkan keamanan dalam negeri sesuai visi dan misi Polri ‘Sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayanan Masyarakat’. Serta sebagai penegak hukum yang diharapkan mampu mempelopori sikap dan perilaku serta mengikuti prosedur-prosedur yang ada.

Dihadapan ratusan personilnya, Kapolres meminta agar hendaknya dapat menunjukkan sikap dan perilaku sebagai Bhayangkara yang disiplin. Santun, sabar, tabah dan takwa serta dapat mengendalikan emosi. Sehingga tak merugikan diri sendiri, kesatuan serta institusi Polri.

“Jauhkan diri dari perbuatan yang dapat menyakiti hati masyarakat. Sehingga sosok Brimob Polri yang patuh hukum, mahir dan terpuji serta dapat dipercaya oleh masyarakat betul-betul dapat diwujudkan,” harapya.

Sementara Ketua KPU Kutim, Ulfa Jamiatul Farida mengatakan, tahapan Pemilu 2024 sudah mulai mendekatihari H atau H-3 secara prinsip. Sudah ada tiga kecamatanyang mendapat pengiriman logistik.

Menurut Ulfa, pada H-4 tiga kecamatan itu merupakan yang paling jauh dan sudah selesai mendapat distribusi sejak Sabtu (10/2/2024). Masing-masing adalah Kecamatan Busang, Karangan dan Kecamatan Sandaran.

“Hari ini H-3 kita distribusikan untuk 13 Kecamatan dengan pelepasan puluhan truk yang mengangkut logistik dengan pengamanan dan pengawalan anggota Kepolisian. Jadi hari ini dilepas, kemudian besok hari Senin H-2 distribusi terakhir dua kecamatan terdekat yakni Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan