Ekti Imanuel Ajak Masyarakat Pahami Hak Politik Lewat PDD di Linggang Bigung Kubar
Ekti Imanuel Ajak Masyarakat Pahami Hak Politik Lewat PDD di Linggang Bigung Kubar. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, kembali menggugah kesadaran politik masyarakat Kampung dengan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-7
![]()

AspirasiNews.id, Kubar- Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel, kembali menggugah kesadaran politik masyarakat di daerah. Hal itu terbukti melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-7, yang dilaksanakan pada akhir bulan lalu. Bertempat di Kampung Linggang Bigung, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Ekti Imanuel, dalam kegiatan PDD yang tampak dihadiri oleh puluhan warga ini, menegaskan. Bahwa keterlibatan aktif masyarakat, dalam proses demokrasi adalah fondasi utama. Yakni untuk terciptanya pembangunan yang adil, dan berkelanjutan. Dia menyebut, demokrasi tidak hanya berhenti di bilik suara, tapi juga harus diwujudkan dalam pengawasan, dan partisipasi terhadap kebijakan pemerintah.

“Saya mengajak seluruh warga, untuk tidak apatis terhadap politik. Demokrasi akan kuat, jika masyarakatnya sadar akan hak, dan tanggung jawab politiknya,” jelas Ekti Imanuel, Legislator dari Partai Gerindra ini, di hadapan peserta yang hadir.
Tampak dalam PDD kali ini, juga menghadirkan narasumber Yosef. Terlihat diskusi berlangsung interaktif dan terbuka. Yosef menekankan, pentingnya pendidikan politik sejak usia muda. Agar generasi penerus, tidak hanya menjadi penonton dalam perjalanan bangsa.
“Jika kita ingin masa depan bangsa lebih baik. Maka anak-anak muda, harus dibekali pemahaman politik yang benar sejak dini,” terang Yosef.
Sementara itu, Melajuhari sebagai moderator acara, juga turut memberikan pengantar diskusi. Dia memandu jalannya sesi tanya jawab dengan atraktif. Dirinya juga berharap, forum seperti ini dapat menjadi ruang dialog yang produktif, dan membangun.
“Kegiatan ini sangat penting, agar masyarakat tidak hanya tahu siapa yang dipilih. Tetapi juga mengerti, peran mereka. Terutama dalam menentukan arah pembangunan,” ujar Melajuhari.
Acara ditutup dengan dialog terbuka, antara warga dan narasumber. Membahas berbagai isu lokal yang relevan. Seperti akses pendidikan, infrastruktur desa, hingga pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik.
terlihat, masyarakat pun menyambut antusias. Juga berharap, agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Sehingga pemahaman akan informasi terkini, mengenai politik bisa terus berkesinambungan di daerah. (Adv/DPRD Kaltim)
