Anggota DPRD Kaltim Dorong Gerakan Kolektif Tangkal Narkoba di Samarinda
Anggota DPRD Kaltim Dorong Gerakan Kolektif Tangkal Narkoba di Samarinda. Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Seruan kuat, untuk melawan peredaran narkoba, di Kota Samarinda kembali mengemuka. Kali ini dari Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin. Dia menegaskan, pentingnya tindakan nyata, dan kerja kolektif, seluruh elemen masyarakat. Agar bisa bersama menghadapi ancaman narkotika, yang kian mengkhawatirkan.
Dirinya menilai, penyalahgunaan narkoba, tidak hanya menjadi persoalan hukum. Tetapi juga merupakan ancaman serius, terhadap masa depan generasi muda. Dia menekankan, perlunya penindakan yang cepat, dan tegas, dari aparat penegak hukum (APH). Tentunya tanpa kompromi, terhadap pelaku kejahatan narkotika.

“Kalau sudah menyangkut anak-anak, dan masa depan bangsa. Maka kita tidak bisa lagi main aman. Ini waktunya bertindak nyata,” jelas Fuad, sapaan akrabnya, belum lama ini.
Fuad menambahkan, kawasan padat penduduk, disebut sebagai wilayah yang paling rawan, terhadap penyebaran narkoba. Dia mendorong, agar pengawasan di daerah seperti ini diperketat. Jadi tidak hanya aparat, tetapi juga masyarakat, sebagai garda terdepan pengawasan sosial.
Isu dugaan keberadaan “loket narkoba”, di kawasan Samarinda Pelabuhan Lama (SPL), yang sempat viral, turut menjadi perhatian. Meski telah dibantah warga setempat, Dia melihat polemik ini, sebagai bukti pentingnya peran masyarakat. Terutama dalam memutus rantai peredaran narkoba, dan menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan.
“Penolakan warga SPL terhadap narkoba, menjadi bukti. Bahwa masyarakat tidak tinggal diam. Mereka ingin lingkungannya bersih, dan aman,” terang Fuad, baru-baru ini.
Dia menyampaikan apresiasinya, kepada pihak kelurahan, tokoh masyarakat, dan para ketua RT di SPL. Karena telah aktif melakukan pendataan warga, pengawasan lingkungan, dan sosialisasi bahaya narkoba. D0a menyebut, pendekatan berbasis komunitas seperti ini, sebagai model yang layak diterapkan di wilayah lain.
Dirinya juga mengingatkan, peran serta masyarakat, harus dibarengi dengan langkah hukum yang nyata. Agar memberikan efek jera kepada pelaku.
“Tanpa penindakan langsung, pesan-pesan pencegahan, hanya akan jadi slogan kosong. Kita butuh ketegasan di lapangan,” tegas Fuad, Legislator dari Partai Gerindra ini.
Pihaknya juga menggarisbawahi, pentingnya keterlibatan semua pihak. Termasuk orang tua, sekolah, dan organisasi sosial. Agar membentengi anak-anak, dari pengaruh buruk narkoba.
“Pencegahan harus dimulai dari rumah, dan lingkungan sekitar. Ini bukan sekadar tugas Polisi, atau BNN. Tetapi tanggung jawab kita bersama,” urai Fuad.
Fuad menutup pernyataannya, dengan ajakan. Yakni untuk bersatu, dan membangun komitmen bersama. Agar Samarinda menjadi kota yang tangguh, dan bebas dari narkoba.
“Kita harus bergerak bersama. Jika seluruh elemen serius mengambil peran. Samarinda bisa menjadi kota yang bebas dari narkoba,” pesan Fuad fakhruddin. (Adv/DPRD Kaltim)
