24/04/2026

DPRD Kaltim Dorong Pembangunan Merata di Daerah, Pada Usia Indonesia 80 Tahun

0
DPRD Kaltim Dorong Pembangunan Merata di Daerah, Pada Usia Indonesia 80 Tahun

DPRD Kaltim Dorong Pembangunan Merata di Daerah, Pada Usia Indonesia 80 Tahun. Wakil Ketua Komisi-III DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Wakil Ketua Komisi-III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, menilai usia ke-80 tahun kemerdekaan Indonesia. Yakni merupakan fase kedewasaan bangsa, yang harus diiringi dengan pembangunan yang merata. Menurutnya, momentum ini seharusnya menjadi pengingat. Bahwa masih banyak persoalan yang harus dibenahi, khususnya di daerah Kaltim.

Pria yang akrab disapa Reza ini, menyampaikan. Meski bangsa Indonesia patut bersyukur, telah mencapai delapan dekade kemerdekaan. Namun, masih ada kekurangan yang perlu segera diselesaikan. Dia berharap, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mampu semakin maju, sejahtera, adil, dan makmur.

BANK KALTIM KPR
BANK KALTIM KPR

“Usia 80 tahun bukan lagi muda, tapi sudah sangat dewasa. Namun kita garis bawahi, masih banyak kekurangan yang harus kita perbaiki, khususnya di Kaltim. Harapan kita, di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, bangsa ini lebih maju dan sejahtera,” ujar Reza di Samarinda, pada Minggu (17/8/2025) usai mengikuti agenda Upacara di Kaltim.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Kalimantan Timur memiliki harapan besar di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Menurutnya, pemerintah provinsi harus memastikan masyarakat tidak lagi tertinggal dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, maupun pengelolaan sumber daya.

“Kita berharap Kalimantan Timur bisa menjadi provinsi yang modern dan tumbuh menjadi nomor satu di Indonesia. Itu hanya bisa tercapai kalau kita pastikan pembangunan merata, baik pendidikan, kesehatan, maupun infrastrukturnya,” katanya.

Reza juga menyoroti sejumlah infrastruktur dasar yang masih belum terpenuhi, khususnya jalan penghubung di berbagai daerah. Ia menilai pemerintah provinsi sudah menunjukkan kinerja dan upaya nyata, namun proses pembangunan membutuhkan waktu. 

Beberapa ruas jalan di Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Bontang, hingga Penajam Paser Utara dan Paser masih harus ditingkatkan.

Menurutnya, perhatian pemerintah seharusnya tidak hanya pada jalan lintas provinsi, tetapi juga menyentuh jalan lingkungan masyarakat serta akses antar kota yang vital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, namun kita dorong percepatannya agar benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Reza.

Selain infrastruktur, politisi muda Gerindra itu menekankan pentingnya solusi untuk persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi masalah klasik di Kaltim, termasuk di Samarinda dan sejumlah wilayah lainnya. Ia menegaskan penanganan banjir harus menjadi program prioritas dengan pendekatan lintas sektor agar dampaknya tidak berlarut-larut.

Dengan momentum HUT ke-80 kemerdekaan, Reza mengajak seluruh pihak untuk bergandeng tangan memperkuat pembangunan di Kalimantan Timur. “Harapan kita bersama, Indonesia semakin dewasa dalam usianya dan Kaltim mampu menjadi contoh provinsi yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya, mengakhiri. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan