16/04/2026

DPRD Kaltim Menilai Hotel Blue Sky Jakarta Jadi Sumber PAD Kaltim Tetap, Pertahun Rp900 Miliar

0
DPRD Kaltim Menilai Hotel Blue Sky Jakarta Jadi Sumber PAD Kaltim Tetap, Pertahun Rp900 Miliar

DPRD Kaltim Menilai Hotel Blue Sky Jakarta Jadi Sumber PAD Kaltim Tetap, Pertahun Rp900 Miliar. Hotel Blue Sky Pandurata Jakarta

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) di Jakarta, kembali menjadi perhatian. Setelah Komisi-II DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Hotel Blue Sky, Pandurata, Jakarta. Dimana dulunya Hotel Blue Sky ini dikenal sebagai Wisma Kaltim.

Anggota Komisi-II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan menilai. Keberadaan aset tersebut, merupakan salah satu bukti. Bahwa aset daerah bisa dikelola secara produktif, dan menghasilkan pendapatan yang signifikan bagi daerah.

Bankkaltimtara kelola keuangan DG 2024
Bankkaltimtara kelola keuangan DG

“Dulunya aset ini, dikenal sebagai Wisma Kaltim. Saat ini telah dikembangkan menjadi hotel, melalui kerja sama. Antara BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Kaltim, PT Mustika Bina Swadaya (MBS), dengan PT Blue Sky,” jelas Firnadi, sapaan akrabnya, belum lama ini.

Menurut Firnadi, mengelola aset daerah di kota besar, seperti Jakarta bukan hal mudah. Apalagi dengan standar kompetisi yang tinggi, di sektor perhotelan. Karena itu, ia menilai capaian ini, layak diapresiasi.

“Tidak mudah memiliki, dan mengelola aset di Jakarta, secara profesional. Hotel ini telah beroperasi kurang lebih sejak tahun 2009. Atau hampir 15 tahun berjalan,” terang Firnadi, baru-baru ini.

Dia menyebut, saat ini manajemen tengah melakukan berbagai langkah pembaruan. Tujuannya guna menjaga eksistensi hotel, di tengah ketatnya persaingan pasar. Hal ini dilakukan, untuk memastikan, bahwa aset daerah ini, tidak hanya bertahan. Tetapi juga terus berkembang ungtuk maju sesuai perkembangan.

“Kami mendapatkan informasi, manajemen PT Blue Sky Pandurata sedang melakukan renovasi, serta pembaruan fasilitas. Agar dapat bersaing di kawasan yang dipenuhi hotel-hotel kelas atas,” beber Firnadi, Legislator dari PKS ini.

Dengan segala tantangan yang dihadapi, Firnadi mengapresiasi hasil nyata dari pengelolaan aset itu. Dia menyebut, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup signifikan.

“Setidaknya saat ini, aset tersebut telah memberikan kontribusi tetap. Sebesar kurang lebih Rp900 miliar, per tahun, kepada APBD Kaltim. Ini tentu capaian yang patut diapresiasi,” ungkap Firnadi, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara (Kukar) ini.

pihaknya juga mendorong, agar ke depan, kerja sama ini tidak berhenti pada capaian saat ini. Melainkan terus ditingkatkan, guna mengoptimalkan pendapatan dari sektor non-migas.

“Kami berharap, pembagian hasil dari pengelolaan aset ini juga bisa ditingkatkan. Dengan begitu, kontribusinya terhadap PAD Kaltim, akan semakin signifikan,” beber Firnadi Ikhsan. (Adv)

Tinggalkan Balasan