23/04/2026

Komisi-IV DPRD Kaltim Minta Gaji Guru Honor Swasta Setara dengan Negeri

0
Komisi-IV DPRD Kaltim Minta Gaji Guru Honor Swasta Setara dengan Negeri

Komisi-IV DPRD Kaltim Minta Gaji Guru Honor Swasta Setara dengan Negeri. Ketua Komisi-IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Baba

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Ketua Komisi-IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Baba kembali memberikan sorotannya, dan menegaskan. Yakni perlunya peningkatan gaji bagi guru-guru honor swasta di Benua Etam. Pernyataan itu disampaikan Baba, usai Rapat Kerja (Raker) bersama Anggota Komisi-IV, yang membahas Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), pada Senin (25/8/2025). Berlokasi di Gedung-E DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda.

Menurut Baba, selama ini guru honorer swasta, masih menerima honor berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) yang ditetapkan pemerintah. Namun jumlah tersebut dianggap belum layak, terutama jika dibandingkan dengan gaji guru negeri.

BANK KALTIM KPR
BANK KALTIM KPR

“Banyak usulan, agar honor bagi honorer dinaikkan, atau diberikan biaya khusus. Bahkan ada permintaan, agar disetarakan. Minimal Rp2 juta, sampai Rp2,5 juta per bulan,” jelas Baba, belum lama ini.

baba menilai, perbedaan antara gaji honor guru negeri, dan honor guru swasta terlalu jauh. Jika kondisi ini tidak segera diperbaiki, maka akan terus menimbulkan ketidakadilan di dunia pendidikan. Hal ini menurutnya bisa mengakibatkan penurunan kualitas. Terutama dalam melakukan prosesi pendidikan, untuk menuju generasi emas, sesuai cita-cita Pemprov Kaltim.

“Perbedaannya terlalu jauh. Kita ingin ada perbaikan. Supaya tidak ada lagi ketimpangan, yang merugikan guru swasta,” tegas Baba, Legislator dari PDI-Perjuangan ini.

Meski demikian, Baba menyadari dna tahu betul. Tentang keputusan menaikkan honor, tetap bergantung pada kemampuan keuangan daerah. Tetapi dikatakan pihaknya, bahwa DPRD akan menunggu kajian lebih lanjut dari eksekutif, sebelum memutuskan.

“Apakah bisa disetujui atau tidak, tentu tergantung kondisi keuangan daerah. Kalau memungkinkan, sangat baik, jika bisa dinaikkan,” terang Baba lagi.

Pihaknya juga menegaskan, guru swasta memiliki peran vital. Khususnya dalam mendukung dunia pendidikan. Terutama di berbagai daerah, yang belum sepenuhnya terlayani sekolah negeri.

“Guru swasta adalah ujung tombak pendidikan juga. Mereka mendidik anak-anak kita, sama seperti guru negeri. Jadi sudah sewajarnya, mereka mendapat penghargaan yang layak,” beber Baba.

Dengan adanya dorongan ini, DPRD berharap. Pemprov Kaltim bisa merumuskan skema yang adil, bagi seluruh tenaga pendidik. Tentunya tanpa membedakan status negeri, dan swasta. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan