Dispora Cetak Pelajar Kaltim Jadi Olahragawan di PPLPD, Solusi Atasi Krisis Regenerasi Atlet Muda
Dispora Cetak Pelajar Kaltim Jadi Olahragawan di PPLPD, Solusi Atasi Krisis Regenerasi Atlet Muda. Tampak puluhan atlet usia dini dari pelajar yang masuk seleksi PPLPD mengikuti latihan secara intensif di Komplek Gedung Olahraga Polder Air Hitam untuk penguatan mental serta fisiknya belum lama ini.-IST-
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Krisis regenerasi atlet muda dan berbakat di Kalimantan Timur (Kaltim) kian terasa. Sejumlah cabang olahraga (Cabor) mulai kesulitan menemukan talenta muda yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Karena fenomena ini dinilai dengan pembinaan sejak usia dini adalah kunci dan langkah mendesak, agar prestasi olahraga tidak terhenti di tengah jalan.
Sebagai jawaban atas persoalan tersebut, Dispora Kaltim menggagas pembentukan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD). Lembaga ini diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam pembinaan atlet muda secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. Bahkan PPLPD yang diproyeksikan untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan POPNAS ini sudah dilakukan Dispora Kaltim sejak tahun lalu. Terbukti dalam berbagai ajang pertandingan antar pelajar, atlet PPLPD ini ambil bagian dan pulang dengan kebanggan.

“PPLPD akan menjadi wadah pembinaan yang sistematis dengan standar pelatihan yang jelas,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, pada Jumat (22/8/2025).
Rasman menambahakan, bahwa pembinaan atlet sejak usia dini sangat penting dan sifatnya mendesak. Terlebih penurunan jumlah atlet berbakat terus terjadi. Ini lantaran karena minimnya regenerasi atlet junior yang siap menggantikan seniornya. Fenomena ini tidak hanya disebabkan karena minimnya pelatihan tepat sasaran. Tetapi juga lemahnya fasilitas pendukung dan koordinasi lintas pihak dalam mencetak atlet muda berprestasi.
“Regenerasi atlet harus selalu ada, dan atlet pengganti juga bisa dari atlet cadangan. Tetapi saat ini masih minim atlet muda yang siap menggantikan seniornya. Jadi ini menjadi perhatian serius, untuk melakukan pelatihan secara intensif melalui PPLPD, guna menyeleksi atlet usia dini dari kalangan pelajar,” kata Rasman Rading, di Kantor Dispora Kaltim, Gedung Kadrie Oening (GKO) Tower, Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda.
Rasman juga menguraikan, bahwa PPLPD hadir sebagai solusi strategis, dengan pendekatan menyeluruh. Mulai dari seleksi pelajar potensial di cabang olahraga (Cabor) prioritas, hingga penyediaan akses pada pelatih profesional. Tentunya juga didukung dengan metode latihan atlet yang berbasis sains olahraga. Terlebih ditekankan Rasman, bahwa program tersbeut dirancang dan di desain bukan sekadar mengejar target jangka pendek, melainkan jangka panjang.
“Targetnya bukan hanya prestasi di PON (Pekan Olahraga Nasional) saja. Tetapi juga mengantarkan atlet Kaltim bersaing di kejuaraan internasional lainnya. Kita ingin pembinaan ini punya dampak jangka panjang, bukan hanya proyek sesaat,” tegas Rasman mewakili Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK).

Diterangkan Rasman, sebagai langkah konkret prestesius. Dispora Kaltim telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana secara bertahap. Mulai dari pembangunan infrastruktur latihan, pengadaan peralatan sesuai standar kompetis. Hingga penerapan sistem digital berbasis data, untuk memantau perkembangan atlet secara berkelanjutan. Kemudian agenda pelatihan para peserta PPLPD ini biasanya dilakukan di kawasan Gedung Olahraga Polder Air Hitam, Jalan AW Syahrani, Samarinda.
“Tentunya dalam keberhasilan PPLPD tidak bisa berdiri sendiri. Perlu keterlibatan aktif dari berbagai pihak dan elemen terkait. Mulai dari pemerintah daerah, sekolah, orang tua, hingga pengurus cabang olahraga,” ujar Rasman lagi.
Dispora Kaltim punya mimpi dan harapan besar dengan program PPLPD Kaltim yang mulai mneginjak usia 2 tahun ini. Yakni bisa menjadi langkah strategis dan diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Benua Etam sebagai lumbung atlet berprestsi. Yakni bisa bicara banyak di kancah olahraga nasional dan internasional mengharumkan daerah. Sekaligus menciptakan ekosistem pembinaan yang berkesinambungan bagi generasi atlet masa depan.
“Kalau semua elemen bisa bergerak bersama. Saya yakin PPLPD bisa menjadi ‘lumbung emas’ atlet unggulan Kaltim,” pesan Rasman optimistis. (Adv/Adm1)
