Kutim Menuju Kota Layak Anak Tingkat Utama 2026, DP3A Evaluasi Menyeluruh di Semua OPD
Kutim Menuju Kota Layak Anak Tingkat Utama 2026, DP3A Evaluasi Menyeluruh di Semua OPD. Tampak Bapedda Kutim memimpin jalannya Rapat Evaluasi Penilaian Kota Layak Anak, di Ruang Rapat Utama Bapedda Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta Utara, pada Senin (17/11/2025) lalu.
![]()

AspirasiNews.id, Sangatta- Penguatan fondasi pembangunan daerah, yang ramah anak, terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim). Keseriusan ini, terlebih telah menargetkan Kutim sebagai predikat Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Utama, pada penilaian 2026. Untuk itu, Pemkab Kutim kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh, terhadap seluruh perangkat daerah. Bertujuan, guna memastikan setiap indikator KLA, terpenuhi sesuai standar nasional.
Gerak cepat ini dipimpin oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) atau DP3A Kutim. Dinas ini tengah memetakan capaian, terutama pada lima klaster utama KLA. Diantaranya yakni, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga, kesehatan, pendidikan, serta perlindungan khusus anak.

Kepala Dinas DP3A Kutim, Idham Cholid menjelaskan. Bahwa evaluasi yang dilakukan, bukan sekadar untuk melihat progres. Tetapi juga untuk mengidentifikasi kesenjangan eviden (bukti fisik), yang harus segera dilengkapi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait.
“Fokus kita saat ini adalah, evaluasi KLA. Target kita pada 2026, adalah predikat KLA Tingkat Utama. Sehingga diperlukan pemetaan capaian secara detail, di tiap klaster,” jelas Idham Cholid, pada Kamis (20/11/2025).
Idham juga menegaskan, bahwa upaya ini, bukan hanya untuk meraih prestasi. Tetapi merupakan wujud komitmen Pemkab Kutim. Yakni dalam memastikan setiap anak, mendapatkan haknya secara menyeluruh.
Setelah proses pemetaan, DP3A akan melakukan percepatan pendampingan, ke setiap OPD. Terutama yang masih memiliki indikator rendah. Beragam eviden-eviden pendukung, akan didorong. Agar segera dipenuhi, sesuai standar kementerian.

“Untuk indikator yang belum terpenuhi, kami dorong. Agar eviden-eviden itu bisa disiapkan. Ini penting, untuk memastikan Kutai Timur siap menuju KLA Tingkat Utama. Saat ini, proses koordinasi juga terus berlangsung dengan Bappeda,” terang Idham.
Menurut Idham, jika Kutai Timur berhasil meraih predikat KLA Tingkat Utama. Maka hal tersebut akan membawa wilayah ini, setara dengan daerah-daerah terbaik di Indonesia. Khususnya dalam hal perlindungan dan pemenuhan hak anak.
“Pencapaian tersebut juga diproyeksikan, dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, dan nyaman bagi anak-anak di Kutai Timur. Termasuk memperkuat akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, fasilitas bermain. Bahkan hingga menekan angka kekerasan, dan perkawinan anak,” beber Idham Cholid (Adv/Diskominfo Kutim)
