18/04/2026

Data Lakalantan Kutim Tinggi, Wabub Gugah Kesadaran Masyarakat Berkendara Secara Tertib

0
Data Lakalantan Kutim Tinggi, Wabub Gugah Kesadaran Masyarakat Berkendara Secara Tertib

Data Lakalantan Kutim Tinggi, Wabub Gugah Kesadaran Masyarakat Berkendara Secara Tertib. Wabub Mahyunasi (batik Korpri duduk depan) saat menghadiri Upacara Operasi Zebra 2025 di wilayah Kutim.

Loading

Diskominfo Kutim

AspirasiNews.id, Sangatta- Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), di wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), banyak didominasi oleh faktor kelalaian manusia (human error). Kasus ini menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kutim. Penegasan perhatian serius itu dikemukakan oleh Wakil Bupati (Wabup) Kutim, Mahyunadi.

Mahyunadi menegaskan, bahwa tanggung jawab keselamatan berlalu lintas, harus bergeser. Yakni dari sekadar kepatuhan pada petugas, menjadi kebutuhan dan kesadaran pribadi, bagi seluruh pengguna jalan.

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

Menurut Mahyunadi, Data statistik menunjukkan. Bahwa faktor kelalaian manusia Atau human error ini, menjadi pemicu utama kecelakaan di Kutai Timur. Oleh karena itu, operasi penertiban ini, harus dilihat sebagai momentum koreksi diri. Terutama bagi seluruh pengguna jalan. Pemerintah punya harapan besar, dnegan adanya operasi ini, mampu meredam laju angka kecelakaan fatalitas di wilayah Kutim.

“Dengan adanya Operasi Zebra ini, kita berharap. Bisa betul-betul meredam kecelakaan-kecelakaan lalu lintas. Sekaligus menambah kedisiplinan masyarakat, dalam menggunakan fasilitas jalan,” jelas Wabup Kutim, Mahyunadi kepada awak media, pada Senin (17/11/2025).

Mahyunadi juga menambahkan, bahwa disiplin berlalu lintas, tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum, dan kehadiran petugas di lapangan. Pihaknya juga menekankan, bahwa tanggung jawab keselamatan, harus dimulai dari kesadaran pribadi yang kuat.

Dia mengimbau, agar masyarakat mematuhi aturan dasar yang sangat vital. Seperti memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan, dan menggunakan perlengkapan keselamatan standar. Dia juga secara khusus, menyoroti. Bahaya berkendara saat kondisi fisik tidak prima.

Data Lakalantan Kutim Tinggi, Wabub Gugah Kesadaran Masyarakat Berkendara Secara Tertib
Data Lakalantan Kutim Tinggi, Wabub Gugah Kesadaran Masyarakat Berkendara Secara Tertib

“Jangan menggunakan kendaraan, dalam keadaan mabuk alkohol, atau setelah minum obat yang menyebabkan kantuk. Itu bisa membahayakan diri kita, dan orang lain,” tegas Mahyunadi.

Orang nomor dia di Pemkab Kutim itu, juga tak bosan mengimbau masyarakat, khususnya orang tua. Agar tidak mengizinkan anak di bawah umur, mengendarai kendaraan bermotor.

“Mengemudi di bawah umur, bukan hanya melanggar hukum. Tapi sangat rentan terhadap kecelakaan. Karena kurangnya kematangan emosi, dan kemampuan mengambil keputusan cepat,” urai Mahyunadi. (Adv/Diskominfo Kutim)

Tinggalkan Balasan