Cetak Pengusaha Muda UMKM, Kutim Siapkan Program Wirausaha Muda dan Inkubasi Bisnis
Cetak Pengusaha Muda UMKM, Kutim Siapkan Program Wirausaha Muda dan Inkubasi Bisnis. Tampak terlihat suasana pelatihan wirausaha oleh perusahaan KPC bersama Diskop dan UKM Kutim, pada pertengahan Agustus lalu dihadiri oleh Bupati Kutim, Ardisnsyah Sulaiman.
![]()

AspirasiNews.id, Sangatta- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim), melalui Dinas Koperasi dan UMKM, terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat daerah. Terbukti dengan tiada lelah mencetak generasi baru pelaku usaha, yang tangguh, kreatif, dan adaptif. Terutama terhadap perkembangan zaman.
Agenda itu menjadi salah satu fokus utamanya tahun 2025. Yakni dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan regenerasi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Terutama di kalangan generasi muda, di wilayah Kutim.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Pasombaran, menjelaskan. Bahwa pihaknya menilai, regenerasi pelaku usaha sangat penting. Untuk menjaga keberlanjutan sektor UMKM, di masa depan. Banyak pelaku usaha lama yang mulai menurun aktivitasnya, sementara belum banyak generasi muda yang tertarik melanjutkan usaha keluarga.
“Kita tidak ingin, ada kesenjangan pelaku usaha. Antara generasi lama dan muda. Karena itu, kami akan mendorong munculnya wirausaha baru. Yakni dari kalangan anak muda,” jelas Pasombaran, di Sangatta, pada Kamis (13/11/2025).
Guna mewujudkan dan merealisasikan ambisi tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Kutim akan meluncurkan Program Wirausaha Muda 2025. Yakni menargetkan seratus peserta, dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda desa se-Kutim.
“Program ini, akan melibatkan pelatihan intensif, selama tiga bulan. Mencakup dasar-dasar bisnis, manajemen keuangan, pemasaran digital, dan pengembangan produk,” urai Pasombaran.
Selain itu, dinas juga berencana membentuk Inkubator Bisnis UMKM Kutim. Tujuannya, berfungsi sebagai wadah pembinaan dan pendampingan, bagi wirausaha baru.

Melalui program ini, peserta akan mendapatkan bimbingan seca optimal. Karena akan didampingi oleh mentor bisnis lokal, akses ke fasilitas produksi. Bahka ilmu peluang untuk memasarkan produk, melalui berbagai platform online dan pameran daerah.
“Inkubator bisnis ini, kami siapkan. Sebagai tempat lahirnya inovasi. Anak muda tidak hanya belajar teori, tapi juga langsung praktik, menciptakan produk yang punya nilai jual,” tegas Pasombaran.
Program pengembangan SDM, juga akan diperluas. Dengan menggandeng sekolah menengah kejuruan (SMK), universitas, dan komunitas kewirausahaan lainnya di Kutim.
“Tujuannya, agar semangat berwirausaha dapat tumbuh sejak dini. Terlebih bisa terintegrasi dengan dunia pendidikan,” ungkap Pasombaran. (Adv/Diskominfo Kutim)
