19/04/2026

Fuad Fakhruddin Sebut Sekolah Terpadu Samarinda Model Inovatif Pendidikan Masa Depan

0
Fuad Fakhruddin Sebut Sekolah Terpadu Samarinda Model Inovatif Pendidikan Masa Depan

Fuad Fakhruddin Sebut Sekolah Terpadu Samarinda Model Inovatif Pendidikan Masa Depan. Tampak Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, saat mendampingi Walikota dan Menteri meersmikan Sekolah terpadu di Samarinda pada akhir bulan lalu

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025
Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Upaya memperkuat mutu pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim), mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Kali ini dari Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin. Dierinya menilai, keberadaan Sekolah Terpadu Samarinda, merupakan langkah strategis. Yakni, dalam mewujudkan sistem pendidikan inklusif, dan berorientasi global.

Menurut Fuad, konsep yang diusung sekolah tersebut, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional. Yitu, yang digalakkan pemerintah, melalui program Sekolah Rakyat (SR). Program ini bertujuan, memperluas akses pendidikan bermutu, bagi seluruh lapisan masyarakat. Tanpa memandang latar sosial, maupun ekonomi.

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

“Keberadaan Sekolah Terpadu menunjukkan adanya sinergi kuat. Antara pemerintah pusat dan daerah, dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. Ini wujud konkret dari kolaborasi yang produktif,” jelas Fuad, pada Jumat (24/10/2025).

Politisi asal Dapil Samarinda itu menjelaskan, Sekolah Terpadu tidak sekadar memperbanyak jumlah lembaga pendidikan, melainkan menghadirkan paradigma baru dalam proses belajar mengajar yang menekankan mutu dan karakter.

Fuad menyebut pendekatan yang diterapkan Sekolah Terpadu Samarinda mencerminkan model pendidikan masa depan yang terbuka, adaptif, dan berorientasi global.

“Sekolah ini mampu menghadirkan suasana belajar yang berorientasi pada mutu dan pengembangan karakter siswa,” jelasnya.

Salah satu inovasi yang diapresiasi Fuad ialah penerapan kurikulum bilingual, yang menggabungkan kurikulum nasional dari Kemendikbud dengan kurikulum Cambridge berstandar internasional. Ia menilai langkah tersebut penting dalam menyiapkan generasi muda Kaltim agar memiliki kompetensi global dan daya saing tinggi.

Apresiasi serupa juga datang dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang sempat meninjau langsung kegiatan belajar di sekolah tersebut. Ia menilai Sekolah Terpadu Samarinda telah berhasil menerapkan konsep pendidikan inklusif yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Selain aspek akademik, Fuad turut menyoroti fasilitas dan lingkungan belajar yang nyaman serta kondusif. Menurutnya, suasana sekolah yang positif turut membangun semangat belajar dan rasa percaya diri siswa.

“Komisi IV akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sekolah-sekolah inovatif seperti ini. Pendidikan inklusif dan berkualitas menjadi pondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Kaltim,” tegas Fuad.

Dengan optimisme tinggi, Fuad berharap Sekolah Terpadu Samarinda dapat menjadi tolok ukur pengembangan pendidikan di daerah, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan